Menteri PU Tegaskan Komitmen Percepatan Penanganan Pascabencana di Kawasan Tapanuli

Menteri PU Dody Hanggodo didamp reminderingi Kepala BBWS Sumatera II Feriyanto Pawenrusi meninjau penanganan darurat pascabanjir di Sungai Aek Doras dan Aek Garoga, Sibolga, Sumatera Utara.

GIMIC.SIBOLGA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen penuh Kementerian PU dalam mendukung percepatan penanganan dampak bencana di kawasan Tapanuli, Sumatera Utara. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak guna memastikan penanganan darurat dan proses pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, serta tepat sasaran.

Wilayah yang menjadi fokus penanganan meliputi Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Penanganan bencana di kawasan ini membutuhkan pendekatan yang intensif dan masif, mengingat kondisi geografis yang berbukit, alur sungai yang relatif sempit, serta sebaran wilayah terdampak yang luas.

Dalam kunjungannya, Menteri PU didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi. Rombongan meninjau langsung penanganan darurat pascabanjir di Sungai Aek Doras dan Sungai Aek Garoga, Kota Sibolga.

Sebagai langkah awal pemulihan, BBWS Sumatera II Medan saat ini melaksanakan normalisasi sungai yang mencakup pembersihan sedimentasi, pengangkatan material kayu dan debris, serta pembukaan kembali penampang alur sungai yang mengalami penyempitan. Kegiatan ini bertujuan mengembalikan kapasitas tampung aliran, memperbaiki kelancaran hidraulik sungai, serta menurunkan potensi banjir susulan saat curah hujan tinggi.

Dalam penanganan darurat di lapangan, BBWS Sumatera II Medan telah mengerahkan delapan unit excavator PC 200. Selain itu, dua unit excavator long arm serta satu unit excavator capit juga disiagakan dan dioperasikan. Alat berat tersebut bekerja pada titik-titik kritis yang mengalami pendangkalan, penyumbatan alur, serta kerusakan tebing sungai.

Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, mengatakan pekerjaan difokuskan pada segmen sungai dengan tingkat sedimentasi tertinggi dan lokasi yang berpotensi memicu limpasan ke permukiman warga.

“Kami bergerak cepat melakukan normalisasi di Sungai Aek Doras dan Aek Garoga dengan mengerahkan alat berat secara penuh. Prioritas kami adalah membuka kembali alur yang tertutup sedimentasi dan material kayu agar kapasitas sungai kembali normal dan potensi banjir susulan bisa diminimalkan,” ujar Feriyanto.

Ia menjelaskan, selain pembersihan alur, tim teknis BBWS juga melakukan identifikasi kondisi penampang sungai, stabilitas tebing, serta pola aliran untuk menyusun langkah penanganan lanjutan yang lebih permanen.

“Penanganan darurat ini sekaligus menjadi dasar untuk perencanaan teknis berikutnya, termasuk penguatan tebing, penataan alur, dan upaya pengendalian sedimen di hulu. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan agar pemulihan berjalan terpadu,” tambahnya.

Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan di kawasan Tapanuli tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga diarahkan pada mitigasi jangka menengah dan panjang berbasis data hidrologi serta kondisi riil di lapangan.

“Kementerian PU terus hadir mendampingi pemerintah daerah dalam proses pemulihan, sekaligus mendorong langkah mitigasi jangka panjang agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” tegasnya.

Selain normalisasi sungai, Kementerian PU juga menyiapkan penguatan sistem pengelolaan sumber daya air, termasuk pengendalian sedimen, peningkatan kapasitas alur sungai, serta perlindungan kawasan sempadan sungai sebagai bagian dari strategi pengurangan risiko bencana hidrometeorologi di kawasan Tapanuli.

Dengan langkah terpadu tersebut, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap potensi banjir di masa mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...