Stasiun Tebing Tinggi Kian Strategis, KAI Integrasikan Layanan Penumpang dan Logistik Nasional

Sejumlah penumpang keluar dari area Stasiun Tebing Tinggi, Sumatera Utara, yang terus menunjukkan peningkatan volume perjalanan dan berperan sebagai simpul transportasi penting wilayah.

GIMIC.ID, TEBING TINGGI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat peran Stasiun Tebing Tinggi sebagai simpul utama yang mengintegrasikan mobilitas masyarakat dan distribusi komoditas strategis nasional. Berstatus sebagai stasiun persimpangan (junction), stasiun ini menjadi penghubung penting arus perjalanan kereta api dari Medan, Pematangsiantar hingga Rantau Prapat.

Peran strategis tersebut tercermin dari pertumbuhan volume penumpang sepanjang tahun 2025 yang mencapai 381.979 pelanggan, meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 361.815 pelanggan.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar, mengatakan peningkatan jumlah penumpang memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Lonjakan arus penumpang ini menjadi penggerak ekonomi wilayah, mulai dari sektor angkutan lanjutan hingga meningkatnya pendapatan pelaku usaha kuliner lokal,” ujarnya.

Stasiun Tebing Tinggi kini juga berkembang sebagai gerbang wisata kuliner. Kota Tebing Tinggi dikenal luas dengan Lemang Batok, kuliner khas yang menjadi identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat. Akses kereta api yang nyaman memudahkan wisatawan dari berbagai daerah singgah untuk menikmati cita rasa lemang yang legendaris.

Tak hanya melayani penumpang, Stasiun Tebing Tinggi juga memegang peranan penting dalam distribusi logistik nasional. Stasiun ini terhubung langsung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rambutan dan PKS Pabatu. Produk Crude Palm Oil (CPO) dari kedua pabrik tersebut diangkut menggunakan kereta api menuju Stasiun Belawan atau Stasiun Perlanaan untuk selanjutnya didistribusikan ke pasar ekspor maupun domestik.

Menurut Anwar, pengangkutan komoditas melalui kereta api menjadi langkah efisien dalam mendukung kelancaran distribusi nasional.

“Simpul distribusi ini merupakan kekuatan ekonomi yang kami kawal dengan layanan transportasi yang aman, selamat, dan tepat waktu,” tegasnya.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi KAI dalam menekan biaya logistik nasional melalui moda transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Integrasi layanan penumpang dan angkutan barang menjadikan Stasiun Tebing Tinggi sebagai penggerak roda ekonomi Sumatera Utara. Kehadiran KAI memastikan potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata kuliner hingga komoditas perkebunan, dapat menjangkau berbagai wilayah secara cepat dan aman.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan di Stasiun Tebing Tinggi demi kenyamanan penumpang dan kelancaran arus logistik nasional. Stasiun ini akan terus menjadi tumpuan masyarakat untuk bepergian sekaligus jembatan kemajuan ekonomi daerah,” pungkas Anwar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)


Komentar

Loading...