Masjid Al-Ittihad Bandar Hapinis Dibangun Ulang Berkat Dukungan PT Agincourt Resources, Kini Mampu Tampung 500 Jemaah
Serah terima bantuan pembangunan Masjid Al-Ittihad di Desa Bandar Hapinis, Muara Batangtoru, dari PT Agincourt Resources kepada Badan Kemakmuran Masjid, disaksikan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
GIMIC.ID, TAPANULI SELATAN – Masjid Al-Ittihad yang terletak di Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini berdiri megah dengan bangunan baru setelah sebelumnya harus dibongkar karena arah kiblat yang tidak akurat dan kondisi bangunan yang tidak layak pakai.
Pembangunan ulang masjid tersebut difasilitasi oleh PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, melalui penyaluran dana bantuan sekitar Rp530 juta sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di bidang keagamaan.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Ittihad, Syarifuddin Harahap, menjelaskan bahwa masjid lama dibongkar pada 2023 setelah adanya arahan dari petugas Kementerian Agama terkait ketidaktepatan arah kiblat. Selain itu, kondisi bangunan juga dinilai sudah tidak aman digunakan.
“Sesuai arahan petugas Kemenag, masjid harus dibangun ulang karena arah kiblat tidak tepat dan bangunannya tidak layak pakai. Namun saat itu panitia dan desa tidak memiliki dana yang cukup untuk membangun kembali,” ujar Syarifuddin saat acara serah terima bangunan, Senin (19/1/2026).
Masjid baru Al-Ittihad kini memiliki luas 18 x 18 meter dan mampu menampung hingga 500 jemaah, meningkat signifikan dibandingkan kapasitas sebelumnya yang hanya sekitar 200 jemaah. Lokasinya juga sangat strategis karena berada di jalur penghubung Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, sehingga diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat sekitar.
Kepala Desa Bandar Hapinis, Muslim Nasution, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PTAR terhadap masyarakat desanya.
“Bantuan dari PT Agincourt Resources ini dikelola langsung oleh panitia pembangunan dan diawasi oleh masyarakat. Kami sangat berterima kasih karena Martabe benar-benar peduli terhadap warga, meskipun banyak entitas usaha lain yang beroperasi di wilayah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Relasi Komunitas PT Agincourt Resources, Masdar Muda, menegaskan bahwa pembangunan Masjid Al-Ittihad merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan masyarakat sekitar tambang.
“Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di bidang agama, khususnya pembangunan rumah ibadah. Kami berharap masjid ini dapat dimakmurkan dengan berbagai kegiatan ibadah, pengajian, dan aktivitas keagamaan lainnya,” kata Masdar.
Serah terima bangunan Masjid Al-Ittihad dilakukan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), disaksikan oleh Kepala Desa Bandar Hapinis dan Sekretaris Camat Muara Batangtoru, sebagai tanda resmi masjid siap digunakan oleh masyarakat.
Dengan hadirnya masjid baru ini, masyarakat Bandar Hapinis diharapkan semakin nyaman dan khusyuk dalam beribadah, sekaligus memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di wilayah tersebut.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar