Tokoh Publik dan Driver Ojol Kompak Dampingi Nadiem Makarim di Sidang Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan
GIMIC.ID, JAKARTA – Sejumlah tokoh publik, akademisi, seniman, hingga pengemudi ojek online (ojol) kompak mendampingi Nadiem Makarim dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Digitalisasi Pendidikan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.
Dalam persidangan tersebut, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019–2024 itu menyampaikan eksepsi atau nota keberatan pribadi atas surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kehadiran para pendukung dari berbagai latar belakang tampak sebagai bentuk solidaritas moral terhadap Nadiem, yang dinilai telah membawa sejumlah terobosan kebijakan selama menjabat sebagai Mendikbudristek, khususnya di bidang digitalisasi pendidikan.
Salah satu tokoh yang hadir adalah Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus penulis buku “Pola dan Akar Korupsi”, Prof. drg. Etty Indriati, Ph.D. Ia mengaku sengaja terbang dari Yogyakarta ke Jakarta untuk memberikan dukungan langsung.
Menurut Etty, kebijakan inovatif dan progresif yang dilakukan Nadiem, terutama digitalisasi pendidikan, terbukti sangat membantu keberlangsungan proses belajar mengajar di masa pandemi COVID-19.
“Saya berharap yang terbaik untuk Nadiem, dan saya yakin independensi Majelis Hakim dalam menimbang putusan secara adil dan transparan, sesuai hukum dan hati nurani,” ujarnya, dikutip Senin (5/1/2025).
Dukungan juga datang dari kalangan aktivis dan konten kreator. Ramond Dony Adam, yang dikenal sebagai DJ Donny, tampak hadir langsung di ruang persidangan untuk mengikuti jalannya sidang.
Ia berharap proses persidangan dapat membuka fakta-fakta secara menyeluruh melalui pembuktian yang disampaikan oleh tim kuasa hukum Nadiem.
“Orang yang cuma mau kerja benar jangan dikriminalisasi. Kita sudah cukup melihat kasus Pak Tom, Ibu Ira ASDP, dan lainnya. Saya yakin Majelis Hakim independen untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya, karena yang dipertanyakan saat ini bukan hanya nasib satu orang, tapi sistem hukum di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Mulyono, mitra pengemudi pertama Gojek, bersama rombongan driver ojek online turut hadir memberikan dukungan solidaritas. Mereka menilai Nadiem memiliki peran besar dalam membuka peluang penghidupan bagi jutaan mitra pengemudi melalui kehadiran platform Gojek.
“Kita di sini solidaritas. Kita pejuang aspal ingat Mas Nadiem yang dulu buka jalan bikin kita bisa punya nafkah dari Gojek. Bisa kerja, bisa makan, nyekolahin anak. Buat kita Mas Nadiem insyaallah orang baik. Kita cuma pengen hukum adil, jangan sampai salah orang,” ungkap Mulyono.
Selain itu, sejumlah tokoh publik lainnya juga terlihat hadir di persidangan, di antaranya Bambang Harymurti, Natalia Soebagjo, dan Dr. Winahyu Erwiningsih. Dukungan juga datang dari kalangan seniman dan pekerja film, seperti Christine Hakim, Jajang C. Noer, Mira Lesmana, Riri Riza, hingga Shanty Harmayn.
Kehadiran para tokoh lintas profesi tersebut mencerminkan besarnya perhatian publik terhadap proses hukum yang tengah dijalani Nadiem Makarim, sekaligus harapan agar persidangan berjalan secara objektif, adil, dan transparan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar