Pemuda Lintas Iman di Medan Serukan 10 Tuntutan, Desak Presiden Reshuffle Kabinet
Lima organisasi pemuda lintas iman Kota Medan berfoto bersama usai membacakan 10 poin pernyataan sikap terkait kerusuhan sosial di Indonesia, di depan Makam Pahlawan Medan, Selasa (2/9/2025).
GIMIC.ID, MEDAN – Lima organisasi pemuda lintas iman di Kota Medan menyuarakan sikap bersama terkait maraknya kegaduhan dan kerusuhan sosial yang belakangan terjadi di Indonesia.
Pernyataan sikap itu dibacakan perwakilan Pemuda Al Washliyah Kota Medan, Alamsyahruddin Pasaribu, didampingi para pimpinan organisasi lainnya, di depan Makam Pahlawan Medan, Selasa (2/9/2025).
Dalam pernyataan yang ditandatangani bersama, mereka menegaskan 10 poin tuntutan, dengan sorotan utama pada pentingnya menjaga kebebasan berpendapat tanpa tindakan anarkis, serta desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle kabinet dengan mengganti pejabat yang dinilai tidak kompeten.
“Kami di sini berkumpul untuk menyatakan sikap atas terjadinya kerusuhan dan kemarahan sosial yang terjadi di masyarakat. Kami dari gerakan komunitas pemuda lintas iman menyuarakan untuk kedamaian negara kesatuan,” ujar Alamsyahruddin.
Selain itu, mereka juga meminta aparat penegak hukum agar lebih serius memberantas peredaran narkoba dan perjudian di Kota Medan serta menindak tegas pihak-pihak yang merusak generasi bangsa. Pemuda lintas iman juga mendesak DPR RI segera membahas dan mengesahkan undang-undang perampasan aset bagi koruptor.
Tak hanya itu, para pemuda lintas iman mengingatkan para ketua partai politik untuk memberhentikan anggota legislatif yang kerap melanggar hukum dan etika. Mereka menyinggung kasus dugaan pemerasan pengusaha yang menyeret sejumlah anggota DPRD Medan, yakni David Roni Sinaga (PDIP), Godfried Lubis (PSI), Salomo Pardede (Gerindra), dan Eko Afrianto (Hanura).
“Kasus yang diselidiki kejaksaan harus diproses secara transparan,” tegas Alamsyahruddin.
Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Irsan Armadi, Ketua GP Ansor Kota Medan Muhammad Husein Tanjung, Ketua PD Pemuda Al Washliyah Kota Medan Alamsyahruddin Pasaribu, Sekretaris DPC GAMKI Kota Medan Arrion Pasaribu, serta Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Medan Argandhi S.Y. Manalu.
Mereka menutup pernyataan dengan ajakan untuk menciptakan suasana kota yang kondusif, aman, dan nyaman.
Berikut 10 poin pernyataan sikap pemuda lintas iman Medan:
- Turut prihatin kepada korban kerusuhan dan berduka cita kepada yang meninggal dunia, dengan harapan tidak ada lagi korban, baik dari masyarakat maupun aparat.
- Menegaskan kebebasan berpendapat sebagai hak asasi manusia yang diatur UUD 1945, namun aspirasi harus disampaikan dengan sopan tanpa aksi anarkis.
- Meminta Presiden RI Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet dengan menempatkan pejabat yang benar dan kompeten.
- Penegakan hukum harus adil dan berimbang, tidak tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.
- Mendesak aparat menumpas peredaran narkoba, perjudian, dan oknum perusak generasi di Kota Medan.
- Mendukung DPR dan pemerintah untuk segera membahas serta mengesahkan undang-undang perampasan aset bagi koruptor.
- Meminta ketua partai politik memberhentikan kader yang duduk di legislatif namun melanggar norma, etika, dan membuat keresahan masyarakat.
- Mengajak pemuda dan masyarakat Medan agar tidak mudah terprovokasi serta tidak menyebarkan hoaks yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
- Mendesak Pemkot Medan agar lebih proaktif dan peka terhadap masalah masyarakat, termasuk dalam pembinaan dan pengembangan kepemudaan.
- Mengajak seluruh elemen menciptakan suasana kondusif, aman, tertib, dan nyaman di Kota Medan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar