Bapenda Medan Hadirkan Fitur Lapor Bapenda, Warga Bisa Adukan Masalah Pajak Secara Digital
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, saat mengikuti kegiatan rapat. Bapenda Kota Medan terus mendorong digitalisasi pelayanan perpajakan melalui fitur Lapor Bapenda pada aplikasi Medan Smart Tax Mobile untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, memperoleh informasi, serta melaporkan kendala terkait pajak daerah.
GIMIC.ID, MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi layanan perpajakan. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah fitur “Lapor Bapenda” pada aplikasi Medan Smart Tax Mobile, yang memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, laporan, masukan, hingga kendala terkait pajak daerah.
Fitur ini menjadi saluran komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan perpajakan yang lebih mudah diakses, transparan, dan responsif. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai persoalan, mulai dari wajib pajak yang diduga tidak memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan, pelayanan petugas yang dinilai tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP), hingga dugaan oknum yang mengatasnamakan Bapenda Kota Medan.
Tidak hanya untuk pengaduan, Lapor Bapenda juga dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan informasi, konsultasi, atau bantuan terkait proses pengurusan pajak daerah.
Dengan adanya kanal digital ini, masyarakat tidak harus datang langsung ke kantor Bapenda hanya untuk menanyakan informasi atau menyampaikan kendala layanan. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia melalui aplikasi maupun laman resmi yang disediakan.
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan bahwa kehadiran fitur Lapor Bapenda merupakan bagian dari komitmen instansinya untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, responsif, dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat. Tidak semua kebutuhan layanan harus dilakukan dengan datang langsung ke kantor. Jika masyarakat hanya ingin menanyakan informasi, berkonsultasi, atau menyampaikan kendala terkait pengurusan pajak, dapat memanfaatkan Lapor Bapenda. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu datang dan mengambil antrean hanya untuk mendapatkan informasi,” ujarnya.
Menurut M. Agha Novrian, partisipasi masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah dan pengawasan pelaksanaan kewajiban perpajakan.
Melalui fitur Lapor Bapenda, masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan yang berkaitan dengan pelaksanaan pajak daerah. Informasi yang diterima diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bapenda dalam meningkatkan mutu pelayanan dan mendorong kepatuhan wajib pajak.
Bapenda Kota Medan juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memilih menyampaikan laporan secara anonim apabila tidak ingin mencantumkan identitasnya. Setiap laporan yang masuk akan diproses dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan dengan lebih nyaman, sekaligus mendukung penguatan integritas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pelayanan perpajakan.
Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Medan Smart Tax melalui Google Play Store dengan mencari kata kunci “Medan Smart Tax”.
Selain melalui aplikasi, masyarakat juga dapat mengakses layanan tersebut melalui peramban internet dengan membuka laman resmi berikut:
https://smarttaxmobile.medan.go.id/
Bapenda Kota Medan berharap kehadiran fitur Lapor Bapenda dapat memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Digitalisasi layanan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pelayanan pajak yang lebih praktis, efisien, dan mudah dijangkau.
Melalui pemanfaatan kanal digital serta keterlibatan aktif masyarakat, Bapenda Kota Medan berupaya meningkatkan kualitas pengawasan, mendorong kepatuhan wajib pajak, dan mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat pelayanan Bapenda Kota Medan melalui slogan, “Pajak untuk Pembangunan Kota Medan, karena Medan untuk Semua.”
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)