1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Ekonomi

Angkutan BBM KAI Sumut Tumbuh 12 Persen, Tembus 268.555 Ton hingga September 2026

Oleh ,

Kereta api angkutan BBM KAI Divisi Regional I Sumatera Utara mendukung kelancaran distribusi energi melalui jalur rel, termasuk pengangkutan BBM dari Terminal BBM Labuhan menuju Terminal BBM Pematangsiantar. 

GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan angkutan bahan bakar minyak (BBM) sebesar 12 persen sepanjang Januari hingga September 2026. Dalam periode tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara mengangkut sebanyak 268.555 ton BBM untuk mendukung kelancaran pasokan energi bagi masyarakat dan berbagai sektor perekonomian di Sumatera Utara.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika volume angkutan BBM tercatat sebanyak 239.948 ton. Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung sistem distribusi energi yang terjadwal dan berkelanjutan.

Kinerja positif juga terlihat pada kuartal III 2026, yakni periode Juli hingga September. Dalam tiga bulan tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara mendistribusikan 92.649 ton BBM atau setara dengan 109.325 kiloliter. Jumlah ini tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 82.466 ton atau setara 97.310 kiloliter.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa angkutan BBM menggunakan kereta api merupakan bagian penting dari sistem logistik energi yang menghubungkan terminal pengisian dengan wilayah tujuan distribusi.

“Angkutan BBM dengan kereta api merupakan bagian dari sistem logistik energi yang menghubungkan titik pengisian dengan wilayah tujuan distribusi. Melalui layanan ini, KAI mendukung proses pemindahan BBM secara terjadwal dengan memperhatikan kapasitas angkut, keselamatan perjalanan, serta koordinasi dengan pihak terkait agar proses distribusi dapat berlangsung secara andal,” ujar Anwar.

Keandalan layanan angkutan BBM melalui kereta api juga didukung oleh ketepatan waktu operasional. Sepanjang kuartal III 2026, tingkat ketepatan waktu (on-time performance) angkutan barang KAI Divre I Sumatera Utara, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan, tercatat mencapai 93 persen.

Menurut Anwar, ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam mendukung perencanaan distribusi energi, terutama karena kebutuhan BBM berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.

“Angka ketepatan waktu yang tinggi ini membuat jadwal distribusi BBM dengan kereta api lebih terukur dan dapat diprediksi. Hal ini memberikan kemudahan bagi mitra angkutan untuk merencanakan rantai distribusi lanjutan agar pasokan energi dapat sampai lebih cepat dan merata ke tangan masyarakat,” kata Anwar.

Kebutuhan BBM memiliki keterkaitan erat dengan mobilitas masyarakat serta aktivitas berbagai sektor, mulai dari transportasi, distribusi logistik, industri, hingga pertanian dan perkebunan. Karena itu, kelancaran distribusi energi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan menjaga ketersediaan pasokan di berbagai daerah.

Salah satu koridor utama angkutan BBM KAI Divre I Sumatera Utara menghubungkan Terminal BBM Labuhan dengan Terminal BBM Pematangsiantar. Jalur ini berperan dalam mendukung distribusi pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kegiatan ekonomi di wilayah tujuan.

Ketersediaan BBM juga menjadi salah satu kebutuhan pendukung aktivitas pariwisata di Sumatera Utara, termasuk kawasan Simalungun dan destinasi Danau Toba, yang mencakup wilayah Samosir. Pasokan energi yang terjaga dibutuhkan untuk mendukung mobilitas wisatawan, transportasi lokal, serta aktivitas usaha masyarakat.

Melalui layanan angkutan barang berbasis rel, KAI turut mendukung rantai pasok energi dengan mengandalkan kapasitas angkut, jadwal perjalanan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sarana, prasarana dan ketepatan waktu operasional guna memastikan angkutan kereta api dapat menghadirkan layanan logistik energi yang aman, efisien, dan tepat sasaran. Keandalan distribusi BBM ini menjadi wujud dukungan nyata KAI dalam menjamin ketersediaan energi bagi seluruh sektor perekonomian serta memenuhi kebutuhan harian masyarakat Sumatera Utara,” pungkas Anwar.

Dengan pertumbuhan volume angkutan BBM dan dukungan ketepatan waktu operasional, KAI Divre I Sumatera Utara terus memperkuat kontribusi perkeretaapian dalam mendukung kelancaran distribusi energi. Upaya tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di Sumatera Utara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

Baca Juga