1. Beranda
  2. Daerah
  3. Internasional
  4. Keagamaan
  5. Sosial

Wali Kota Tanjungbalai Sambut Anak-anak Gaza, Serukan Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan

Oleh ,

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, anak-anak Gaza, dan sejumlah undangan berfoto bersama sambil membentangkan bendera Palestina dalam kegiatan Safari Anak Gaza Spesial Menyapa Sumut di lingkungan YMPI Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Minggu (11/10/2026). 

GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersilaturahmi dengan anak-anak Gaza, Palestina, dan anak-anak tahfiz dalam kegiatan Safari Anak Gaza Spesial Menyapa Sumut di lingkungan Yayasan Pendidikan Madrasah Islamiyah (YMPI) Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Minggu (11/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kehangatan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi kemanusiaan yang dihadapi anak-anak Palestina.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., selaku Ketua The World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) sekaligus anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, Ketua DPRD Kota Tanjungbalai, pimpinan dan pengurus YMPI Sei Tualang Raso, Camat Sei Tualang Raso Khairul, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Mahyaruddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya menjadi wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak Gaza. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memberikan dukungan moral serta semangat bagi mereka untuk tetap kuat menghadapi berbagai tantangan.

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, anggota DPR RI Komisi II, atas inisiatif dan kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan mencintai anak-anak ini. Terima kasih juga kepada Yayasan Pendidikan YMPI Kota Tanjungbalai yang telah menjadi bagian dari pertemuan yang penuh makna ini,” ujar Mahyaruddin.

Menurutnya, tema mencintai anak-anak mengingatkan semua pihak bahwa setiap anak, tanpa memandang tempat kelahiran maupun latar belakangnya, berhak memperoleh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta kesempatan untuk tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.

Anak-anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Mahyaruddin menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar penerus generasi, melainkan amanah yang harus dijaga bersama. Karena itu, mereka membutuhkan lingkungan yang aman, keluarga yang penuh kasih sayang, pendidikan yang layak, serta dukungan masyarakat agar dapat berkembang secara optimal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap penderitaan yang dialami warga Palestina, khususnya anak-anak yang terdampak konflik.

“Kita semua bersaudara. Penderitaan saudara-saudara kita di Gaza adalah keprihatinan kita bersama. Semoga bantuan dan doa kita dapat sedikit meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Mahyaruddin berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Ahmad Doli Kurnia Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas

Sementara itu, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa kegiatan Safari Anak Gaza bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak Gaza dan masyarakat Palestina secara lebih luas.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menunjukkan solidaritas kemanusiaan melalui doa maupun bantuan nyata sesuai kemampuan masing-masing.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Palestina sekaligus memperkuat harapan akan terwujudnya perdamaian.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan bagi anak-anak Gaza dan anak-anak tahfiz di Tanjungbalai untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta mempererat persaudaraan tanpa dibatasi jarak dan perbedaan latar belakang.

Dalam kesempatan itu, Abdurahman Al-Masry, anak yang berasal dari Beit Hanoun, Gaza Utara, menyampaikan gambaran mengenai kondisi masyarakat Gaza yang masih memprihatinkan.

Ia menuturkan bahwa warga menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari keterbatasan pasokan listrik hingga dampak serangan bom yang menimbulkan korban jiwa. Kondisi tersebut membuat masyarakat Gaza membutuhkan dukungan kemanusiaan, termasuk bantuan pengobatan dan berbagai kebutuhan dasar.

Abdurahman juga mengingatkan pentingnya Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam serta mengajak masyarakat dunia untuk terus memberikan perhatian kepada rakyat Palestina.

“Bantulah kami, bangsa Palestina, dengan doa,” pesannya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan kepedulian kepada anak-anak Gaza.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para peserta bahwa di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat Palestina, dukungan moral dan solidaritas kemanusiaan tetap memiliki arti penting.

Kegiatan Safari Anak Gaza Spesial Menyapa Sumut ditutup dengan sesi foto bersama dan bersalam-salaman antara anak-anak Gaza, anak-anak tahfiz, para pejabat, serta seluruh tamu undangan. Suasana hangat dalam penutupan acara mencerminkan semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai kasih sayang, solidaritas, dan kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak konflik terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat harapan bagi terwujudnya perdamaian dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Palestina.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DS). 

Baca Juga