PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 Resmi Ditutup, Subhan Fajri Harahap Raih Peserta Teristimewa Pertama
Keterangan foto: Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., bersama peserta PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 saat acara penutupan dan pemberian penghargaan kepada lima Peserta Teristimewa di Medan, Jumat (25/9/2026).
GIMIC.ID, MEDAN — Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan kegiatan dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., pada Jumat (25/9/2026).
Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pembelajaran yang diikuti 49 peserta dari berbagai instansi pemerintahan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur dalam menghadapi dinamika pemerintahan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak terhadap organisasi dan pelayanan publik.
Dalam PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran kepemimpinan, tetapi juga dituntut menghasilkan proyek perubahan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Dari seluruh peserta, lima orang ditetapkan sebagai Peserta Teristimewa berdasarkan hasil penilaian selama mengikuti rangkaian pelatihan.
Lima peserta yang meraih predikat tersebut yakni:
-
Peserta Teristimewa Pertama: Subhan Fajri Harahap, S.STP., M.A.P.
Jabatan: Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Proyek Perubahan: “MEDAN CORPU SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation)” -
Peserta Teristimewa Kedua: Yunita Sari, S.H., M.H.
Jabatan: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Proyek Perubahan: “Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis” -
Peserta Teristimewa Ketiga: Erfin Fachrurrazi, S.STP., M.Si., CGCAE
Jabatan: Inspektur Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Proyek Perubahan: “Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor melalui Optimalisasi Fungsi Assurance dan Consulting untuk Meningkatkan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal” -
Peserta Teristimewa Keempat: Eva Suryati Ulyarta, S.Kom., M.Si.
Jabatan: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun
Instansi: Pemerintah Kabupaten Simalungun
Proyek Perubahan: “Optimalisasi Transformasi Industri dan Perdagangan Berbasis Data Terintegrasi” -
Peserta Teristimewa Kelima: Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP., M.Si.
Jabatan: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Instansi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
Proyek Perubahan: “Sumut Agro Digital & ARCC (Agro Resilience Command Center)”
Kelima peserta tersebut menerima piagam penghargaan dan medali, serta memperoleh Golden Ticket untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I tanpa melalui proses seleksi.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian pembelajaran, kualitas kepemimpinan, konsistensi dalam pelaksanaan proyek perubahan, serta kontribusi inovasi yang dikembangkan peserta bagi organisasi dan masyarakat.
Capaian tersendiri ditorehkan Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berhasil masuk dalam jajaran lima Peserta Teristimewa PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026.
Ketiganya yakni Subhan Fajri Harahap sebagai Peserta Teristimewa Pertama, Yunita Sari sebagai Peserta Teristimewa Kedua, dan Erfin Fachrurrazi sebagai Peserta Teristimewa Ketiga.
Capaian tersebut turut memperlihatkan keterlibatan aparatur Pemko Medan dalam program pengembangan kompetensi kepemimpinan sekaligus pengembangan inovasi di lingkungan pemerintahan.
Predikat Peserta Teristimewa Pertama yang diraih Subhan Fajri Harahap menjadi salah satu capaian penting dalam PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026.
Melalui proyek perubahan MEDAN CORPU SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation), Subhan mengembangkan gagasan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
Konsep tersebut diarahkan pada pengembangan sistem pembelajaran ASN yang terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi digital. Melalui pendekatan tersebut, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih mudah diakses, terukur, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Inovasi tersebut sekaligus menempatkan pengembangan kompetensi aparatur sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pemerintahan.
Berakhirnya rangkaian PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran bagi para peserta. Sebaliknya, penutupan menjadi momentum untuk mengimplementasikan pengetahuan, kompetensi, dan inovasi yang telah dikembangkan selama mengikuti pelatihan.
Para peserta diharapkan mampu menjaga keberlanjutan proyek perubahan yang telah dirancang, memperluas manfaatnya di lingkungan organisasi, serta memastikan inovasi tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui penguatan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas, para alumni PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan perubahan positif di lingkungan pemerintahan.
Dengan demikian, berbagai proyek perubahan yang lahir dari program tersebut tidak berhenti pada tahapan pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi organisasi, masyarakat, dan pembangunan daerah.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).