Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif dalam Program Bank Goes to School
Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah sebagai Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Program Bank Goes to School pada kegiatan Media Talk OJK Sumut di Medan, Selasa (22/9).
GIMIC.ID, MEDAN — PT Bank Sumut meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara sebagai Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Program Bank Goes to School. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Bank Sumut dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito kepada Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah dalam kegiatan OJK Sumatera Utara bersama media partner di Medan, Selasa (22/9) sore.
Heru Mardiansyah mengatakan, apresiasi dari OJK menjadi motivasi bagi Bank Sumut untuk terus memperkuat edukasi dan literasi keuangan sejak usia dini.
Menurutnya, literasi keuangan tidak sebatas memperkenalkan produk dan layanan perbankan kepada pelajar, tetapi juga membangun kebiasaan dalam mengelola keuangan secara bijak, terutama di tengah perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat.
“Kami ingin pelajar tidak hanya mengenal perbankan, tetapi juga memahami pentingnya menabung, mengelola uang, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab,” ujar Heru.
Komitmen tersebut tercermin dari pelaksanaan berbagai kegiatan literasi keuangan yang dilakukan Bank Sumut sepanjang periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026.
Dalam periode tersebut, Bank Sumut mencatat telah menyelenggarakan 162 kegiatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan 143 sekolah dan dukungan 68 unit kantor.
Program tersebut secara keseluruhan menjangkau 208 satuan pendidikan, yang terdiri atas 77 sekolah dasar, 71 SMP, 51 SMA/SMK, serta 9 taman kanak-kanak atau sederajat.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Sumut dalam mengenalkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan kepada generasi muda sekaligus mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara bijak.
Heru menegaskan, program literasi keuangan akan terus diperluas melalui sinergi dengan OJK, pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ia menilai peningkatan literasi keuangan merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang semakin cakap dalam memahami dan mengambil keputusan terkait keuangan.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito menjelaskan, penghargaan Bank Goes to School merupakan bagian dari penilaian OJK terhadap pelaksanaan program literasi keuangan sepanjang 2025.
Pada kategori tersebut, Bank Sumut terpilih di antara nominasi yang juga diikuti Bank BJB dan Bank DKI.
Triyoga menegaskan, literasi keuangan merupakan bagian penting dari peran industri jasa keuangan seiring semakin luasnya akses masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan.
“Lembaga jasa keuangan tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban menjalankan program literasi dan edukasi agar produk keuangan dipahami serta dimanfaatkan secara tepat,” katanya.
Menurut Triyoga, edukasi keuangan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk pelajar sebagai generasi yang akan menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi dan keuangan di masa mendatang.
Triyoga juga mengungkapkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Sumatera Utara mencapai 71,57 persen.
Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional yang tercatat 69,57 persen.
Menurut Triyoga, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berkelanjutan antara OJK dan industri jasa keuangan dalam memperluas edukasi serta literasi keuangan kepada masyarakat.
OJK, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan indeks literasi dan inklusi keuangan sebagai salah satu indikator untuk melihat efektivitas berbagai program literasi dan edukasi yang dilaksanakan di daerah.
Penghargaan yang diterima Bank Sumut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara industri perbankan, regulator, dunia pendidikan, dan pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.
Dengan semakin dikenalkannya konsep pengelolaan keuangan sejak usia sekolah, edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk memahami risiko, manfaat, serta penggunaan produk dan layanan keuangan secara bertanggung jawab.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).