1. Beranda
  2. Transportasi

KAI Divre I Sumut Perkuat Peran Kereta Api, Penumpang dan Angkutan Barang Terus Tumbuh

Oleh ,

Sejumlah penumpang berjalan di area peron Stasiun Medan usai melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Aktivitas penumpang terlihat ramai sebagai bagian dari mobilitas masyarakat melalui transportasi rel di Sumatera Utara.

GIMIC.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus mengoptimalkan peran transportasi rel dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pertumbuhan volume penumpang dan angkutan barang menjadi salah satu indikator meningkatnya peran kereta api sebagai moda transportasi dan logistik di Sumatera Utara.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan adanya perubahan pola pemanfaatan transportasi rel di wilayah Sumatera Utara.

“Bertumbuhnya jumlah pelanggan menunjukkan transformasi peran angkutan rel di Sumatera Utara. Jika dahulu lebih dominan melayani angkutan komoditas, kini kereta api menjadi moda favorit masyarakat seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap keandalan layanannya,” ujar Anwar.

Sepanjang 2025, KAI Divre I Sumut mencatat sebanyak 2,63 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api. Angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan capaian 2024 yang mencapai 2,43 juta pelanggan.

Tren pertumbuhan tersebut berlanjut pada periode Januari hingga Agustus 2026. Dalam delapan bulan pertama tahun ini, jumlah pelanggan kereta api di wilayah KAI Divre I Sumut telah mencapai 1,85 juta orang, atau tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan transportasi rel untuk mendukung mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.

Tidak hanya sektor penumpang, kinerja angkutan barang KAI Divre I Sumut juga menunjukkan pertumbuhan positif.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, volume angkutan logistik yang didistribusikan melalui jalur kereta api mencapai 550.162 ton. Angka tersebut tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 472.609 ton.

Anwar mengatakan, pertumbuhan tersebut juga diikuti perubahan komposisi komoditas yang diangkut menggunakan kereta api.

“Kinerja angkutan barang terus menguat dengan pergeseran komoditas utama dari produk perkebunan seperti CPO dan lateks menuju bahan bakar minyak (BBM) serta peti kemas,” kata Anwar.

Pertumbuhan angkutan logistik tersebut sekaligus memperlihatkan peran kereta api dalam mendukung rantai pasok dan distribusi barang di wilayah Sumatera Utara.

Untuk menunjang keandalan operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jasa, KAI Divre I Sumut secara bertahap melakukan renovasi terhadap 43 stasiun aktif.

Pembenahan dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai sejarah bangunan stasiun. Sejumlah stasiun yang memiliki nilai historis tetap dipertahankan karakter dan identitasnya di tengah peningkatan kebutuhan pelayanan.

Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan telah selesai menjalani pemugaran. Sementara itu, pembenahan masih berlangsung di sejumlah stasiun lainnya, antara lain Stasiun Mambang Muda, Bamban hingga Stasiun Medan.

Menurut Anwar, Stasiun Medan memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu simpul utama mobilitas masyarakat sekaligus bagian dari ikon Kota Medan.

“Stasiun Medan memiliki nilai strategis sebagai simpul mobilitas warga sekaligus salah satu ikon kota. Pembenahan stasiun kami lakukan bertahap agar fungsi pelayanan publik semakin optimal tanpa mengabaikan aspek histori,” tuturnya.

Anwar menegaskan, momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 dengan tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” menjadi salah satu dorongan bagi KAI Divre I Sumut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi.

Peningkatan aspek keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan kemudahan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang semakin berkembang.

“Melalui konektivitas penumpang dan rantai pasok logistik yang makin solid, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi yang aman, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Sumatera Utara,” pungkas Anwar.

Dengan pertumbuhan angkutan penumpang dan barang tersebut, KAI Divre I Sumut terus memperkuat posisi transportasi rel sebagai bagian penting dari sistem konektivitas wilayah dan distribusi logistik di Sumatera Utara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Baca Juga