Angkutan Barang KAI Divre I Sumut Tumbuh 16 Persen, Capai 550.162 Ton hingga Agustus 2026
Petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan pemeriksaan di jalur rel di samping rangkaian kereta api angkutan barang.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif pada sektor angkutan barang sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dalam periode tersebut, volume barang yang diangkut mencapai 550.162 ton, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 472.609 ton.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan mitra usaha terhadap kereta api sebagai salah satu moda transportasi logistik yang dinilai andal, aman, dan efisien.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan volume angkutan barang menjadi indikator positif terhadap peran transportasi berbasis rel dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di Sumatera Utara.
“Di tengah meningkatnya tantangan sektor transportasi, mulai dari dinamika kondisi alam hingga semakin padatnya jalan raya, kereta api konsisten menjaga keandalan perjalanan. Hal ini memastikan komoditas yang diangkut tiba di tujuan secara tepat waktu, aman, dan efisien,” ujar Anwar.
Kinerja angkutan barang KAI Divre I Sumut juga menunjukkan pertumbuhan signifikan secara bulanan.
Pada Agustus 2026, volume angkutan barang mencapai 81.561 ton. Angka tersebut melonjak 41 persen dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 57.753 ton.
Peningkatan tersebut tidak hanya mencerminkan bertambahnya permintaan layanan angkutan barang dari para mitra usaha, tetapi juga menunjukkan kelancaran distribusi logistik menggunakan moda transportasi kereta api.
Transportasi barang berbasis rel memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pasok daerah karena mampu menghubungkan berbagai pusat kegiatan ekonomi, mulai dari kawasan industri, perkebunan, pergudangan hingga pelabuhan secara terintegrasi.
Anwar menjelaskan, efisiensi rantai pasok melalui moda kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya menekan biaya logistik.
Menurutnya, biaya logistik nasional saat ini masih berada di kisaran 14,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Karena itu, peningkatan pemanfaatan angkutan barang melalui kereta api diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap efisiensi distribusi barang.
“Saat ini biaya logistik nasional masih di kisaran 14,29 persen dari PDB. Dengan kelancaran distribusi barang melalui kereta api, kami berharap dapat menekan biaya logistik daerah yang berimbas positif pada stabilitas harga produk yang sampai ke tangan masyarakat,” jelasnya.
Kelancaran distribusi logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pasokan barang. Dengan waktu tempuh yang lebih terukur dan kapasitas angkut yang besar, moda rel dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha dalam mendukung kebutuhan distribusi antarkawasan.
KAI Divre I Sumatera Utara terus berkomitmen memperkuat interkoneksi logistik melalui peningkatan keandalan prasarana dan pola operasional.
Langkah tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan dalam proses distribusi barang dari kawasan industri dan perkebunan menuju pelabuhan maupun sebaliknya.
Anwar menegaskan, penguatan angkutan barang berbasis rel diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mitra usaha, tetapi juga berdampak terhadap efisiensi ekonomi secara lebih luas.
“KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan prasarana dan pola operasional guna memberikan kemudahan rantai pasok dari kawasan industri dan perkebunan menuju pelabuhan maupun sebaliknya. Kelancaran distribusi logistik berbasis rel ini diharapkan tidak hanya menekan biaya operasional mitra, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan barang serta mendorong efisiensi ekonomi Sumatera Utara secara keseluruhan,” tutup Anwar.
Dengan capaian 550.162 ton angkutan barang hingga Agustus 2026, KAI Divre I Sumut menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas logistik dan aktivitas perekonomian di Sumatera Utara.
Peningkatan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi KAI untuk terus menjaga keandalan perjalanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat konektivitas jaringan logistik guna menjawab kebutuhan distribusi barang yang semakin berkembang.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).