1. Beranda
  2. Uncategorized

Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP, Capai 34.423 Ton

Oleh ,

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, saat memberikan penjelasan terkait penguatan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sumatera Utara, Kamis (20/8/2026).

GIMIC.ID, MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai upaya menjaga ketersediaan sekaligus membantu mengendalikan harga beras di tengah masyarakat.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto mengatakan, penyaluran beras SPHP kepada sejumlah mitra terus ditingkatkan untuk memastikan pasokan tersedia di berbagai titik distribusi.

“Pekan ini, kami menyalurkan beras ke sejumlah mitra dengan total 450 ton per hari. Pekan sebelumnya sekitar 300 sampai 350 ton per hari,” ujar Budi Cahyanto di Medan, Kamis (20/8/2026).

Peningkatan volume penyaluran tersebut dilakukan seiring dengan upaya Bulog memperluas ketersediaan beras SPHP di tingkat mitra dan pengecer, sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Budi menjelaskan, penyaluran beras SPHP dilakukan melalui berbagai kanal distribusi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Beberapa di antaranya melalui pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI dan Polri, serta pemerintah daerah maupun pemerintah kabupaten/kota.

Selain itu, Bulog Sumut juga memanfaatkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai saluran distribusi lainnya.

“Ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras,” katanya.

Menurut Budi, penguatan distribusi menjadi bagian penting dalam memastikan program SPHP berjalan efektif. Dengan distribusi yang semakin luas, beras SPHP diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Bulog Sumut juga mengimbau masyarakat agar membeli beras sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pasokan beras SPHP terus diupayakan tersedia secara bertahap melalui pasar dan jaringan pengecer resmi.

Budi menegaskan Bulog Sumut terus mengelola stok yang tersedia sesuai kebutuhan dan penugasan pemerintah. Stok tersebut kemudian disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendukung stabilisasi pasokan dan harga.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bulog Sumut juga memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp13.100 per kilogram.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras SPHP di wilayah Sumatera Utara telah mencapai 34.423 ton, atau 70,19 persen dari target penyaluran sebanyak 49.043 ton untuk periode Maret hingga Desember 2026.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen Bulog Sumut dalam mempercepat distribusi beras SPHP sekaligus memperkuat ketersediaan pangan masyarakat.

Ke depan, Bulog Sumut memastikan penyaluran SPHP akan terus diperkuat melalui berbagai kanal distribusi. Langkah ini dilakukan agar pasokan beras tetap terjaga, distribusi berjalan merata, dan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.

Penguatan program SPHP diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga turut menjaga stabilitas harga beras di Sumatera Utara, khususnya di tengah dinamika kebutuhan pangan masyarakat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-Avid)