1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Energi
  4. Nasional
  5. Pendidikan

Dukung Hilirisasi Energi Nasional, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi

Oleh ,

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengenakan toga saat pelantikan Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan arah riset dan inovasi UPER untuk mendukung hilirisasi serta ketahanan energi nasional.

GIMIC.ID, JAKARTA – Universitas Pertamina (UPER) memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung agenda hilirisasi dan ketahanan energi nasional melalui pengembangan riset dan inovasi yang berorientasi pada penciptaan nilai.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah yang menyiapkan 18 proyek prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp618,13 triliun. Proyek-proyek strategis tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari minyak dan gas bumi, petrokimia hingga energi terbarukan.

Dalam agenda hilirisasi tersebut, perguruan tinggi dinilai memiliki posisi penting, terutama dalam menghasilkan riset, teknologi, inovasi dan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Universitas Pertamina mengambil peran melalui penguatan orientasi riset agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat berkembang menjadi inovasi yang diadopsi industri dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengatakan research for value creation menjadi salah satu arah utama pengembangan riset UPER dalam lima tahun ke depan.

“Kedekatan Universitas Pertamina dengan ekosistem industri energi memberikan peluang besar untuk membawa hasil penelitian lebih dekat pada penerapan. Kami ingin mendorong riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi inovasi yang dapat diadopsi, dihilirisasi, dan menciptakan nilai bagi industri maupun masyarakat,” ungkap Prof. Ichsan di sela pelantikan Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031 pada 31 Juli 2026.

Menurut Prof. Ichsan, publikasi ilmiah tetap menjadi bagian penting dari aktivitas akademik. Namun, hasil penelitian juga perlu memiliki jalur yang jelas menuju adopsi, hilirisasi inovasi, serta pemanfaatan yang lebih luas.

“Universitas Pertamina memiliki posisi strategis karena berada dalam ekosistem industri energi nasional. Kami ingin menggeser paradigma dari research output menjadi research for value creation. Publikasi tetap menjadi bagian penting, tetapi hasil penelitian perlu dioptimalkan melalui adopsi riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi global untuk memberikan dampak nyata bagi industri dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Orientasi tersebut didukung kapasitas riset serta jejaring kolaborasi yang telah dibangun Universitas Pertamina. Sejak berdiri hingga 2025, UPER telah menghasilkan lebih dari 1.200 penelitian dan 2.500 publikasi ilmiah, serta mencatat lebih dari 370 paten dan hak cipta.

Selain itu, UPER telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 90 mitra yang berasal dari sektor energi maupun mitra internasional. Jejaring tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kolaborasi riset dan meningkatkan peluang pemanfaatan hasil penelitian.

Penguatan riset energi juga berjalan beriringan dengan komitmen UPER terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui Sustainability Center, UPER mengembangkan berbagai kajian dan kolaborasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk isu energi dan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Prof. Ichsan menilai transisi energi membutuhkan dukungan teknologi, inovasi dan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan solusi sekaligus talenta yang mampu menjawab tantangan energi masa depan.

“Transisi energi bukan hanya persoalan perubahan sumber energi, tetapi juga membutuhkan penguasaan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia. Di sinilah perguruan tinggi dapat mengambil peran melalui pendidikan dan riset yang mampu menghasilkan solusi bagi kebutuhan energi masa depan,” jelasnya.

Untuk memperkuat kontribusi terhadap industri energi, dalam lima tahun mendatang UPER akan mendorong riset agar semakin terhubung dengan kebutuhan industri.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan Energy Innovation Hub, sebuah ekosistem yang mempertemukan dosen, mahasiswa, industri serta mitra riset nasional dan internasional.

Ekosistem tersebut nantinya diperkuat dengan pipeline hilirisasi untuk mengidentifikasi dan mendorong hasil penelitian yang memiliki potensi menuju tahap implementasi dan komersialisasi.

Menurut Prof. Ichsan, hilirisasi tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan industri.

“Hilirisasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan industri. Kami ingin kolaborasi tersebut bergerak lebih jauh menuju co-creation, sehingga persoalan nyata industri dapat menjadi bagian dari agenda riset dan hasil penelitian yang potensial memiliki jalur yang lebih jelas menuju implementasi dan komersialisasi,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, UPER akan memperluas riset bersama industri dan kemitraan internasional. Pada saat yang sama, universitas akan memetakan hasil-hasil penelitian potensial yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menghasilkan manfaat dan nilai tambah.

Dengan fokus pada energi dan keberlanjutan, UPER juga berkomitmen memperkuat karakter mahasiswa agar menjadi talenta yang kreatif, adaptif dan berintegritas.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi Universitas Pertamina dalam mendukung transformasi sektor energi Indonesia, sekaligus menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri melalui riset yang menghasilkan inovasi, teknologi dan solusi yang dapat diimplementasikan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga