Kolaborasi dengan Komunitas Bandal Kandank, Lailatul Badri Kupas Bahaya Narkoba dan Solusi bagi Generasi Muda
Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri, A.Md bersama Komunitas Bandal Kandank yang dipimpin Ari Rikamahu usai kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Ampera V, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (9/8/2026).
GIMIC.ID, MEDAN — Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat, komunitas, dan wakil rakyat. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar di Jalan Ampera V, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut turut melibatkan Komunitas Bandal Kandank yang dipimpin Ari Rikamahu. Kolaborasi ini menjadi ruang untuk membahas persoalan narkoba, khususnya bagaimana memberikan perhatian dan solusi bagi anak-anak maupun generasi muda yang telah terpapar penyalahgunaan narkotika.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak melihat persoalan narkoba tidak hanya sebagai masalah hukum, tetapi juga sebagai persoalan sosial yang membutuhkan kepedulian, pendampingan, edukasi, serta peran aktif keluarga dan lingkungan.
Pembahasan mengenai narkoba juga dikaitkan dengan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan, dan masa depan yang kuat demi mewujudkan Indonesia Emas.
Kolaborasi bersama Komunitas Bandal Kandank diharapkan dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Terlebih, anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan agar tidak terjerumus dalam lingkungan penyalahgunaan narkotika.
Dalam pembahasan tersebut, persoalan anak-anak yang sudah terkena narkoba menjadi perhatian khusus. Mereka dinilai membutuhkan pendekatan yang tepat agar dapat keluar dari lingkungan yang berisiko dan kembali menjalani kehidupan secara positif.
Pendampingan keluarga, lingkungan yang sehat, edukasi, serta akses terhadap layanan profesional menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak memberikan stigma yang justru dapat membuat anak semakin terisolasi.
Semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan pertolongan.
Upaya tersebut dinilai sejalan dengan semangat nilai-nilai Pancasila, terutama dalam membangun kepedulian sosial, menjaga persatuan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus bangsa.
Kolaborasi antara wakil rakyat dan komunitas masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan positif bagi anak-anak dan generasi muda.
Kegiatan komunitas, pembinaan, edukasi, olahraga, kreativitas, serta ruang interaksi yang sehat dapat menjadi alternatif untuk mengarahkan generasi muda menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kenakalan lainnya.
Dengan keterlibatan bersama antara keluarga, masyarakat, komunitas, pemerintah, dan lembaga terkait, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba diharapkan semakin kuat.
Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, dan memiliki masa depan, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)