Bulog Sumut Perkuat Distribusi Beras SPHP dan Pasok Beras Premium ke Ritel Modern untuk Jaga Stabilitas Harga
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menunjukkan salah satu produk beras premium saat meninjau ketersediaan beras di gerai ritel modern.
GIMIC.ID, MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Kanwil Sumut) meningkatkan distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta memperkuat pasokan beras premium ke sejumlah ritel modern sebagai langkah mengantisipasi potensi kenaikan harga beras menjelang puncak musim panen gadu.
Langkah tersebut dilakukan menyusul potensi berkurangnya pasokan beras di pasar karena musim panen padi di Sumatera Utara diperkirakan baru memasuki puncaknya pada akhir Agustus 2026.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat tetap terjaga sekaligus meredam gejolak harga di pasaran.
"Memang terdapat potensi penurunan pasokan beras ke pasar karena saat ini musim panen gadu baru mulai berlangsung sehingga volume panen belum mencapai puncaknya. Karena itu kami memperbanyak titik pendistribusian beras SPHP agar masyarakat tetap mudah memperoleh beras dengan harga yang terjangkau," ujar Budi.
Sebagai bentuk antisipasi, Bulog Sumut meningkatkan volume distribusi beras SPHP dari sebelumnya 300 ton per hari menjadi 450 ton per hari.
Pendistribusian dilakukan secara merata ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara melalui berbagai jalur distribusi, antara lain pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), outlet penjualan di kantor dan gudang Bulog, serta Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bekerja sama dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Selain itu, beras SPHP juga tersedia di sejumlah jaringan ritel modern, termasuk Indomaret, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Budi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok beras Bulog dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Kami memastikan stok beras Bulog dalam kondisi cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir karena distribusi terus kami tingkatkan agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi," katanya.
Bulog memastikan harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP tetap mengikuti ketentuan pemerintah, yakni maksimal Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per kemasan 5 kilogram.
Selain memperluas distribusi beras SPHP, Bulog Sumut juga memperkuat ketersediaan beras premium di pasar modern.
Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah penggilingan padi (kilang) untuk memasok beras premium ke berbagai jaringan ritel modern, salah satunya Berastagi Supermarket.
Menurut Budi, kerja sama tersebut akan terus diperluas agar pasokan beras premium tersedia secara merata di lebih banyak gerai ritel modern di Sumatera Utara.
"Kami telah bekerja sama dengan beberapa penggilingan padi untuk memasok beras premium ke ritel modern. Ke depan, kerja sama ini akan terus kami tingkatkan sehingga masyarakat dapat memperoleh beras premium dengan mudah," jelasnya.
Bulog juga memastikan harga beras premium yang dipasarkan di ritel modern tetap sesuai ketentuan pemerintah, yakni maksimal Rp15.400 per kilogram atau Rp77.000 per kemasan 5 kilogram.
Budi menambahkan, upaya peningkatan distribusi beras SPHP dan penguatan pasokan beras premium mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari langkah bersama menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
Menurutnya, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, TNI, Polri, pelaku usaha, dan jaringan ritel menjadi faktor penting dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap beras dengan harga yang wajar.
"Bulog mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penyediaan beras SPHP maupun penguatan pasokan beras premium. Ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan beras sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Sumatera Utara," tutup Budi.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)