1. Beranda
  2. Hukum

Lapas Narkotika Langkat Kembangkan Budidaya Pepaya California, Libatkan Warga Binaan

Oleh ,

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, bersama jajaran pegawai menunjukkan bibit Pepaya California usai kegiatan penanaman di lahan idle lingkungan Lapas, Jumat (31/7/2026).

GIMIC.ID, LANGKAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan idle di lingkungan lapas, jajaran Lapas Narkotika Langkat mengembangkan budidaya hortikultura dengan menanam 150 bibit Pepaya California sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Seksi Kegiatan Kerja pada Jumat (31/7/2026) tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan panen sekitar 500 kilogram Pepaya California berkualitas.

Program ini merupakan bentuk optimalisasi lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus menjadi langkah nyata Lapas Narkotika Langkat dalam mendukung ketersediaan pangan serta memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Selain mendukung program ketahanan pangan, budidaya hortikultura ini juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan keterampilan kerja produktif bagi warga binaan agar memiliki bekal kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.

Dalam pelaksanaannya, proses pemeliharaan tanaman akan dilakukan di bawah bimbingan dan pengawasan petugas Seksi Kegiatan Kerja dengan melibatkan dua orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertugas sebagai Tamping Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Keterlibatan warga binaan tidak hanya sebatas membantu proses budidaya, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter melalui penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, ketelitian, dan etos kerja.

Melalui praktik langsung di lapangan, para warga binaan memperoleh pengetahuan teknis mengenai budidaya hortikultura yang diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas pemerintah sekaligus memperkuat fungsi pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang produktif.

"Kegiatan ini merupakan bukti keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat terhadap Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Kemenimipas. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Selain mendukung ketahanan pangan, langkah ini menjadi sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat," ujar Yan Patmos.

Ia menambahkan, program pemanfaatan lahan idle akan terus dikembangkan melalui berbagai komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi pembinaan warga binaan.

Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, Lapas Narkotika Langkat berharap mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan.

Melalui program budidaya Pepaya California ini, Lapas Narkotika Langkat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah, memperkuat pembinaan berbasis keterampilan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat secara berkelanjutan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-Avid)
.

Baca Juga