1. Beranda
  2. CSR
  3. Ekonomi
  4. Pendidikan

Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

Oleh ,

Pelindo Multi Terminal bersama Pelindo Regional 1 secara resmi meluncurkan Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut di Grha Pelindo, Medan. Program TJSL ini diikuti 32 peserta dari enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan sebagai upaya meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja, dan mendorong lahirnya wirausaha baru di masyarakat.

GIMIC.ID, MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Berlandaskan keyakinan bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pelindo Multi Terminal berkolaborasi dengan Pelindo Regional 1 menghadirkan program yang berfokus pada penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut yang diikuti oleh 32 peserta dari enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan. Program resmi dibuka di Grha Pelindo, Medan, pada Senin (6/7/2026), sebelum para peserta mengikuti rangkaian pelatihan, magang, dan pendampingan intensif selama tiga bulan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pelindo Multi Terminal bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan sebagai mitra pelatihan serta Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana sekaligus fasilitator pendampingan.

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga membekali mereka agar siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

"Pelatihan ini bukan sekadar datang, mengikuti kelas, lalu memperoleh sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri. Kami berharap program ini mampu melahirkan tenaga kerja yang siap bersaing sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang memiliki daya saing sehingga dapat berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat Belawan," ujar Zulhendri.

Sementara itu, Perwakilan Baitulmaal Muamalat sekaligus Pembimbing Teknis Program, Rizky Ardani Situmorang, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang secara bertahap agar peserta memperoleh pengalaman yang komprehensif, mulai dari pembelajaran di kelas hingga praktik langsung di lapangan.

"Pelatihan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program yang telah disusun. Setelah mengikuti pelatihan di BBPVP Medan, peserta akan melanjutkan proses magang dan pendampingan agar kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri," jelas Rizky.

Program vokasi tersebut terbagi ke dalam dua bidang pelatihan, yakni barista dan pengolahan hasil laut, yang masing-masing diikuti oleh 16 peserta. Pelatihan akan dimulai pada 13 Juli 2026 di BBPVP Medan, dengan durasi 18 hari untuk kelas barista dan lima hari untuk kelas pengolahan hasil laut.

Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta akan menjalani program magang serta pendampingan usaha secara berkelanjutan guna memperkuat kompetensi, meningkatkan kesiapan kerja, dan mendorong lahirnya wirausaha baru di wilayah Belawan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan pembukaan ditutup dengan penandatanganan surat pernyataan oleh seluruh peserta sebagai penerima manfaat. Penandatanganan tersebut menjadi simbol kesiapan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai.

Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, mengapresiasi inisiatif Pelindo yang dinilai memberikan kesempatan nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda Belawan, untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja.

"Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Mari bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Belawan memiliki semangat, kompetensi, dan kemampuan untuk berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi daerah," kata Robby.

Melalui program TJSL yang berfokus pada pilar pendidikan dan pengembangan masyarakat, Pelindo Multi Terminal terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, lembaga pelatihan, dan mitra pelaksana, perusahaan berharap program ini mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, mandiri, dan berdaya saing sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di kawasan Belawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga