1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Pariwisata
  4. Transportasi

Salam Air Resmi Layani Rute Muscat–Kualanamu, Perkuat Konektivitas Sumatera Utara dengan Timur Tengah

Oleh ,

Perwakilan PT Angkasa Pura Aviasi, Duta Besar Kesultanan Oman untuk Republik Indonesia H.E. Sheikh Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari, serta jajaran manajemen Salam Air melakukan seremoni pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya rute penerbangan internasional Muscat–Kualanamu di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Humas PT Angkasa Pura Aviasi)

GIMIC.ID, DELI SERDANG – PT Angkasa Pura Aviasi menyambut penerbangan perdana (inaugural flight) maskapai Salam Air yang resmi membuka rute internasional Muscat (MCT)–Kualanamu (KNO)–Muscat, Sabtu (4/7/2026). Kehadiran rute baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara internasional Sumatera Utara dengan kawasan Timur Tengah.

Pembukaan rute tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat antara Indonesia, khususnya Sumatera Utara, dengan Kesultanan Oman dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Penerbangan perdana Salam Air menggunakan pesawat Airbus A321 berkapasitas 212 kursi dengan tingkat keterisian penumpang yang sangat tinggi. Sebanyak 164 penumpang tiba di Bandara Internasional Kualanamu dari Muscat, sementara 197 penumpang diberangkatkan menuju Muscat.

Sebagai bentuk apresiasi atas pembukaan rute baru tersebut, Manajemen Bandara Internasional Kualanamu menggelar Salam Air Inaugural Flight Ceremony di Gate 2 Keberangkatan Internasional.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu VIP, sambutan para pemangku kepentingan, tradisi Water Cannon Salute saat pesawat mendarat, penyambutan penumpang dengan tarian tradisional dan pengalungan bunga, hingga seremoni pemotongan pita dan kue sebagai simbol dimulainya layanan penerbangan internasional tersebut.

Acara dihadiri jajaran Manajemen PT Angkasa Pura Aviasi, Duta Besar Kesultanan Oman untuk Republik Indonesia H.E. Sheikh Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari, Regional Manager Sales Salam Air Waheed Al Bulushi, perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Manajemen PT JAS Airport Services, instansi pemerintah, serta komunitas bandara yang beroperasi di Bandara Internasional Kualanamu.

Managing Director PT Angkasa Pura Aviasi, Ravishankar Saravu, mengatakan pembukaan rute Muscat–Kualanamu merupakan pencapaian penting dalam pengembangan jaringan penerbangan internasional Bandara Kualanamu.

"Kami menyambut dengan antusias kehadiran Salam Air di Bandara Internasional Kualanamu. Dibukanya rute Muscat–Kualanamu menjadi langkah strategis dalam memperluas konektivitas internasional Sumatera Utara sekaligus memperkuat posisi Kualanamu sebagai salah satu gerbang udara utama Indonesia bagian barat," ujar Ravishankar.

Menurutnya, rute baru tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah.

Ia menegaskan PT Angkasa Pura Aviasi akan terus memperkuat kolaborasi dengan maskapai penerbangan dan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan lebih banyak rute internasional yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Regional Manager Sales Salam Air, Waheed Al Bulushi, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembukaan rute Muscat–Kualanamu terlihat dari tingkat keterisian kursi yang mencapai lebih dari 90 persen pada penerbangan perdana.

"Kami merasa sangat terhormat dapat meresmikan penerbangan perdana Salam Air dari Muscat menuju Medan. Penerbangan pertama mencatat tingkat keterisian penumpang di atas 90 persen, begitu juga penerbangan kembali dari Medan ke Muscat," katanya.

Menurut Waheed, tingginya minat masyarakat menjadi indikator positif terhadap potensi pasar Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Saat ini Salam Air melayani penerbangan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Sabtu. Melihat tingginya permintaan, maskapai tersebut berencana meningkatkan frekuensi menjadi tiga kali dalam sepekan mulai September 2026.

Waheed juga menjelaskan bahwa Medan merupakan destinasi pertama Salam Air di Indonesia yang dipilih karena memiliki potensi pasar yang besar serta kekayaan destinasi wisata.

"Kami memandang Medan sebagai kota yang indah dengan beragam destinasi wisata yang menarik. Kami yakin masyarakat Oman akan tertarik berkunjung ke Medan dan sekitarnya. Sebaliknya, kami juga mengundang masyarakat Indonesia untuk menikmati keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Oman," ujarnya.

Penerbangan reguler Salam Air dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Kualanamu setiap Rabu dan Sabtu pukul 02.55 WIB, kemudian kembali terbang menuju Muscat pada pukul 03.40 WIB.

Kehadiran layanan penerbangan langsung ini memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Utara menuju Oman maupun berbagai kota di Timur Tengah melalui jaringan penerbangan Salam Air.

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, rute ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan bisnis dan perdagangan, membuka peluang investasi baru, serta mendukung pertumbuhan sektor logistik di Sumatera Utara.

Dengan bertambahnya rute internasional tersebut, Bandara Internasional Kualanamu semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu gerbang utama konektivitas udara internasional di wilayah barat Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga