1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Perbankan

OJK Setujui Penggabungan Enam BPR Lintas Lima Provinsi di Sumatera, Perkuat Pembiayaan UMKM

Oleh ,

Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito (lima dari kiri), menyerahkan Surat Keputusan OJK tentang persetujuan penggabungan lima BPR ke dalam PT BPR Mangatur Ganda kepada jajaran pengurus dan calon pengurus PT BPR Mangatur Ganda di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, Medan, Senin (29/6/2026).

GIMIC.ID, MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menyetujui penggabungan lima Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera ke dalam PT BPR Mangatur Ganda yang berkedudukan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi industri perbankan yang berkelanjutan untuk memperkuat permodalan, memperluas skala usaha, serta meningkatkan kontribusi terhadap pembiayaan sektor riil, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lima BPR yang bergabung meliputi PT BPR Mindosari (Bengkulu), PT BPR Rap Ganda (Jambi), PT BPR Tiurganda (Sumatera Selatan), PT BPR Lipatganda (Lampung), dan PT BPR Tahuan Ganda (Lampung). Seluruhnya resmi melebur ke dalam PT BPR Mangatur Ganda yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 195, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Persetujuan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-45/D.03/2026 tanggal 19 Juni 2026 tentang Pemberian Izin Penggabungan lima BPR tersebut ke dalam PT BPR Mangatur Ganda.

Surat keputusan diserahkan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, kepada jajaran pengurus dan calon pengurus PT BPR Mangatur Ganda hasil penggabungan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, Senin (29/6).

Dalam arahannya, Triyoga menjelaskan bahwa penggabungan mulai berlaku sejak disetujuinya perubahan Anggaran Dasar BPR hasil penggabungan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.

"Penggabungan ini menjadi salah satu terobosan dalam pengembangan kegiatan usaha BPR karena memperluas pangsa pasar dan wilayah kerja hingga mencakup lima provinsi di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan aspek kepatuhan yang kuat serta strategi bisnis yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah menjadi faktor penting agar BPR tetap adaptif, berdaya saing, dan mampu berkompetisi dengan lembaga jasa keuangan lainnya," ujar Triyoga.

Menurutnya, penggabungan ini merupakan salah satu implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPR Syariah Tahun 2024–2027, khususnya pada pilar penguatan struktur dan daya saing melalui percepatan konsolidasi industri.

Aksi korporasi tersebut juga menjadi bentuk komitmen BPR dalam memenuhi ketentuan POJK Nomor 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah, sekaligus membangun industri BPR yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Pasca penggabungan, PT BPR Mangatur Ganda diproyeksikan memiliki total aset lebih dari Rp400 miliar, modal inti di atas Rp135 miliar, serta rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di atas 50 persen.

Dengan struktur permodalan yang semakin kuat, BPR hasil penggabungan diharapkan mampu melakukan inovasi produk, mempercepat transformasi digital melalui optimalisasi teknologi informasi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia secara lebih efektif dan efisien.

Langkah tersebut diyakini akan meningkatkan kapasitas BPR dalam memberikan layanan keuangan yang lebih luas dan berkualitas kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

OJK juga mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat agar tetap tenang serta terus mempercayakan layanan kepada industri BPR yang saat ini tengah diperkuat melalui kebijakan konsolidasi yang sehat, terarah, dan berkelanjutan.

Ke depan, OJK menegaskan akan terus mendorong penguatan kelembagaan BPR dan BPR Syariah melalui berbagai program konsolidasi dan transformasi industri. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan industri BPR yang lebih efisien, kompetitif, memiliki daya tahan yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga