1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Keuangan

OJK: Dana Lender Akseleran Mulai Pulih, Outstanding Pendanaan Bermasalah Turun Jadi Rp208 Miliar

Oleh ,

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK menyampaikan perkembangan penyelesaian pendanaan bermasalah di platform fintech P2P lending Akseleran, termasuk penurunan outstanding pendanaan bermasalah dan komitmen OJK dalam mengawasi pemulihan dana para lender.

GIMIC.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan perkembangan terbaru terkait proses penyelesaian pendanaan bermasalah di platform fintech peer-to-peer (P2P) lending Akseleran. Regulator menyebut proses pemulihan dana bagi para pemberi pinjaman (lender) terus menunjukkan perkembangan positif.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Lainnya OJK, Agusman, mengatakan Akseleran terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan pendanaan bermasalah, baik melalui penagihan kepada peminjam (borrower) maupun langkah hukum terhadap debitur yang tidak memenuhi kewajibannya.

"Proses penyelesaian pendanaan bermasalah terus dilakukan oleh Akseleran, baik melalui upaya penagihan maupun langkah litigasi terhadap borrower bermasalah," ujar Agusman dalam keterangan resminya, Kamis (25/6/2026).

Menurut OJK, upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Berdasarkan data per April 2026, nilai outstanding pendanaan bermasalah di Akseleran tercatat sebesar Rp208 miliar, turun signifikan dibandingkan posisi April 2025 yang mencapai Rp395,67 miliar.

Penurunan tersebut mencerminkan adanya pengembalian dana kepada para lender selama proses pemulihan berlangsung sekaligus menunjukkan berkurangnya eksposur pendanaan bermasalah.

OJK menilai perkembangan ini menjadi indikasi bahwa langkah penyelesaian yang ditempuh Akseleran, baik melalui penagihan langsung maupun proses litigasi, mulai memberikan hasil positif dalam mengurangi jumlah kredit bermasalah.

Meski demikian, Agusman menegaskan Akseleran masih memprioritaskan penyelesaian seluruh pendanaan bermasalah dan pemenuhan kewajiban kepada seluruh pihak yang terdampak, khususnya para lender.

"Saat ini, Akseleran masih mengutamakan penyelesaian pendanaan bermasalah serta pemenuhan kewajiban kepada para pihak terkait," katanya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyelesaikan persoalan pendanaan yang terjadi sekaligus menjaga kepercayaan pengguna terhadap layanan fintech lending.

Di sisi lain, OJK memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap operasional dan kinerja Akseleran selama proses penyelesaian berlangsung.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemulihan dana berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan hak-hak para lender dipenuhi secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

"OJK terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap kinerja Penyelenggara, antara lain untuk memastikan bahwa pemenuhan kewajiban kepada lender dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Agusman.

OJK juga mengimbau seluruh penyelenggara fintech lending agar senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang kuat guna menjaga stabilitas industri dan melindungi kepentingan para pengguna jasa keuangan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga