1. Beranda
  2. Daerah
  3. Pemerintahan
  4. Pendidikan

Pemko Tanjungbalai dan Forkopimda Teken Komitmen SPMB Ramah 2026/2027, Pastikan Penerimaan Siswa Transparan dan Berkeadilan

Oleh ,

Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menandatangani komitmen bersama dukungan penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SD dan SMP bersama unsur Forkopimda dan Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai di ruang kerja Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (10/6/2026) sore.

GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandatangani komitmen dukungan terhadap penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP di Kota Tanjungbalai.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (10/6/2026) sore. Acara dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai selaku Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting beserta jajaran, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pengawas, dan seluruh pihak terkait dalam mendukung pelaksanaan penerimaan murid baru yang bersih, transparan, berintegritas, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang layak dan setara.

“Acara ini bukan semata seremoni, tetapi sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan tanggung jawab bersama untuk menjamin setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak dan setara,” ujar Fadly.

Menurutnya, melalui penandatanganan komitmen tersebut, seluruh pihak sepakat memastikan pelaksanaan SPMB berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Fadly menilai, SPMB merupakan pintu awal bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan berkualitas, sehingga proses pelaksanaannya harus dijaga agar tetap bersih dan terpercaya.

“SPMB bukan sekadar mekanisme teknis penerimaan murid baru, namun juga komitmen moral semua pihak untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak Indonesia dalam mengakses pendidikan yang layak tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen bersama tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh elemen memiliki peran penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Kota Tanjungbalai.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, lembaga pengawas, dan masyarakat dinilai sangat penting guna meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong peningkatan sumber daya manusia di daerah.

“Semua pihak harus bekerja sama agar akses pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di Kota Tanjungbalai semakin meningkat,” katanya.

Pemko Tanjungbalai berharap melalui komitmen bersama tersebut, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, memberikan kepastian hukum, menjunjung prinsip keadilan bagi seluruh peserta didik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru di Kota Tanjungbalai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DS)

Baca Juga