1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Pajak Daerah
  4. Pemerintahan
  5. Teknologi

Pemko Medan Terima Kunker Pemko Tanjungpinang, QRESTO Jadi Sorotan Inovasi Tingkatkan PAD

Oleh ,

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kerja Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah beserta jajaran di Balai Kota Medan, Kamis (11/6/2026), dalam rangka studi tiru implementasi inovasi QRESTO untuk optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

GIMIC.ID, MEDAN– Pemerintah Kota (Pemko) Medan menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam rangka studi tiru dan sinkronisasi implementasi inovasi teknologi keuangan terbaru, yakni Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO), Kamis (11/6/2026).

Kunjungan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beserta jajaran disambut langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Balai Kota Medan. Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi strategi antardaerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menutup potensi kebocoran pajak daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, pengelolaan APBD Kota Medan yang mencapai sekitar Rp7 triliun membutuhkan inovasi berkelanjutan, khususnya pada sektor pendapatan daerah seperti pajak hotel, restoran, hiburan, hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurut Rico, selama ini sistem pemungutan pajak restoran sebesar 10 persen atau PB1 masih memiliki banyak celah kebocoran akibat metode self-assessment atau pelaporan mandiri oleh wajib pajak. Bahkan, penggunaan alat tapping box dinilai belum sepenuhnya efektif karena masih dapat dimanipulasi.

“Selama ini banyak restoran yang lapor sendiri. Pakai tapping box pun terkadang bisa dimatikan atau mereka membuat buku laporan ganda. Datanya jadi tidak valid. Jadi kita tidak hanya bicara mencari pendapatan baru, tapi bagaimana agar PAD yang seharusnya masuk ke kas daerah tidak bocor ke mana-mana,” ujar Rico Waas.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Medan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara dan Bank Sumut melahirkan inovasi QRESTO yang resmi diluncurkan pada 27 April 2026 lalu.

Rico menjelaskan, sistem QRESTO menggunakan teknologi split payment otomatis berbasis QRIS yang secara langsung memisahkan nominal transaksi ketika konsumen melakukan pembayaran.

“Begitu konsumen membayar, sistem langsung memecah dana secara otomatis. Sebanyak 10 persen pajak langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemko Medan, sementara sisanya langsung masuk ke rekening usaha milik restoran. Dengan sistem ini, potensi manipulasi data dapat ditutup secara total,” jelasnya.

Rico pun mengajak pemerintah daerah lain, termasuk Kota Tanjungpinang, untuk mulai mengadopsi sistem tersebut secara luas guna memaksimalkan penerimaan pajak daerah.

“Dengan inovasi QRESTO, kami optimistis persentase PAD dari sektor pajak akan meningkat signifikan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengaku tertarik terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Pemko Medan, khususnya implementasi sistem QRESTO dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah.

“Kami melihat Kota Medan merupakan salah satu daerah yang berhasil meningkatkan PAD. Kehadiran kami di sini untuk mempelajari inovasi pungutan pajak yang nantinya akan kami coba terapkan di Kota Tanjungpinang, termasuk sistem yang dipaparkan Pak Wali Kota tadi,” ujar Lis Darmansyah.

Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari pihak Bank Indonesia terkait mekanisme konektivitas sistem QRESTO dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) setempat agar dapat segera diterapkan di Kota Tanjungpinang.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni, Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dari kedua pemerintah daerah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Baca Juga