1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. Energi
  5. Pemerintahan

Plh Wali Kota Tanjungbalai Sidak SPBE dan Pangkalan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tidak Bermasalah

Oleh ,

Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama jajaran Pemko Tanjungbalai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBE guna memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram berjalan normal di Kota Tanjungbalai, Selasa (2/6/2026).

GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Kota Tanjungbalai.

Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan pangkalan LPG di Kota Tanjungbalai, Selasa (2/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Fadly Abdina turut didampingi unsur Forkopimda atau perwakilan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tajul Abrar Ritonga, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Wiwi Fitria, Kadishub Elvandia, Kabag Perekonomian Rini Diana, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, serta Camat Teluk Nibung Darmansyah Merta Wijaya.

Pemantauan dilakukan di beberapa SPBE di wilayah Kota Tanjungbalai, di antaranya PT Tomimaru Gasindo, PT Anugerah Tetap Jaga, dan PT Selina Jaya Sempurna.

Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan, sidak dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan penyebab kelangkaan LPG 3 Kg yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa gas LPG khususnya ukuran 3 kilogram mengalami kelangkaan dan terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan. Karena itu, kami turun langsung ke lapangan untuk melihat apa sebenarnya permasalahan yang terjadi,” ujar Fadly.

Menurutnya, kelangkaan gas LPG subsidi tersebut sempat membuat masyarakat kebingungan, terutama karena tabung gas ukuran 3 kilogram menjadi kebutuhan utama rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.

“Bahkan ada sejumlah kios yang masih memiliki stok LPG menjual dengan harga cukup tinggi,” katanya.

Namun, berdasarkan hasil sidak di sejumlah SPBE, Pemko Tanjungbalai tidak menemukan adanya kendala dalam proses distribusi maupun pengurangan kuota LPG subsidi dari Pertamina.

“Tadi saat sidak ke PT Tomimaru Gasindo di Jalan Sudirman, pihak SPBE menjelaskan bahwa distribusi LPG ukuran 3 kilogram berjalan normal seperti biasa berdasarkan Delivery Order (DO) dari Pertamina dan tidak ada pengurangan jumlah. Begitu juga hasil kunjungan ke PT Anugerah Tetap Jaga dan PT Selina Jaya Sempurna, semuanya menyatakan penyaluran berjalan normal,” jelasnya.

Fadly menambahkan, pihaknya akan melanjutkan pengecekan ke sejumlah agen dan pangkalan LPG lainnya di Kota Tanjungbalai guna memastikan kondisi di lapangan serta menelusuri kemungkinan adanya kendala di tingkat distribusi bawah.

“Besok kami akan lanjut mengecek langsung ke agen dan pangkalan lainnya untuk mengetahui apa masalah sebenarnya. Ini harus segera kita selesaikan agar masyarakat tidak lagi khawatir,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, di Kota Tanjungbalai terdapat lima agen LPG subsidi. Khusus SPBE PT Tomimaru Gasindo, kapasitas distribusinya mencapai sekitar 6.720 tabung per hari atau setara 20.160 kilogram per hari.

“Kita akan terus melakukan cross check ke agen dan pangkalan untuk memastikan tidak ada hal-hal yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Plh Wali Kota juga meminta para agen agar menyampaikan data pangkalan LPG aktif guna memudahkan tim melakukan pengawasan dan monitoring di lapangan.

“Kami belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi di bawah. Jangan sampai ada oknum-oknum yang mendiskreditkan program pemerintah, mendiskreditkan kerja Pertamina, atau melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.

Meski demikian, Fadly menegaskan pihaknya belum ingin berspekulasi terkait dugaan adanya permainan oknum tertentu yang memanfaatkan situasi kelangkaan LPG subsidi untuk meraup keuntungan pribadi.

“Saya tidak ingin menyimpulkan terlebih dahulu. Karena itu saya turun langsung ke masyarakat dan mencari tahu apa masalah sebenarnya. Kalau nanti ditemukan ada oknum yang mengambil keuntungan dari situasi ini, masyarakat diharapkan segera melapor kepada kami atau pihak terkait,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DS)

Baca Juga