KAI Divre I Sumut dan Railfans Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual di KA Putri Deli
Petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memberikan sosialisasi kepada penumpang di dalam KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai terkait pencegahan pelecehan seksual dan pentingnya menciptakan lingkungan perjalanan yang aman serta nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api, Minggu (31/5/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara bersama Komunitas Divre I Railfans menggelar aksi sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di atas perjalanan KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen KAI dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan kereta api.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa KAI tidak memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual di lingkungan kereta api.
“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan seksual di kereta api. Bagi pelaku yang terbukti melakukan pelecehan seksual, NIK-nya akan diblokir seumur hidup sehingga tidak dapat lagi menikmati layanan kereta api,” ujar Anwar.
Ia menjelaskan, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus pelecehan seksual di wilayah Divre I Sumut, KAI tetap melakukan berbagai langkah preventif guna meminimalisasi potensi terjadinya tindakan tersebut.
Salah satu langkah konkret yang telah diterapkan adalah menghadirkan fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan pelanggan perempuan memilih kursi yang bersebelahan dengan sesama perempuan saat melakukan pemesanan tiket.
Anwar juga mengimbau korban maupun penumpang yang menyaksikan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual agar segera melapor kepada petugas kereta api.
“Korban dapat segera melapor secara langsung kepada petugas atau melalui telepon maupun pesan singkat kepada kondektur yang nomor teleponnya tertera pada dinding bagian depan dan belakang setiap kereta,” katanya.
Selain sosialisasi di dalam kereta, KAI Divre I Sumut bersama Komunitas Divre I Railfans juga melaksanakan edukasi keselamatan di perlintasan sebidang.
Kegiatan tersebut menyasar pengguna jalan di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) 82 yang berada di kawasan Stasiun Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas, berhenti sejenak sebelum melintas, serta mendahulukan perjalanan kereta api.
Dalam kesempatan itu, KAI juga mencatat pergerakan pelanggan selama periode libur panjang Hari Raya Waisak 2570 BE dan Hari Lahir Pancasila menunjukkan tren yang dinamis.
Pada Sabtu (30/5), jumlah pelanggan kereta api di Sumatera Utara tercatat mencapai 8.177 orang. Sementara hingga Minggu (31/5), sebanyak 6.773 tiket telah terjual untuk berbagai perjalanan kereta api dan angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah.
“Seluruh rangkaian kolaborasi dan edukasi ini, baik yang kami lakukan di dalam kereta maupun di perlintasan sebidang, merupakan langkah nyata KAI untuk terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan serta masyarakat,” pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)