1. Beranda
  2. Nasional
  3. Pemerintahan

Imigrasi NTT dan Pemda TTU Bahas Pembentukan Kantor Imigrasi Kefamenanu

Oleh ,

Jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berfoto bersama usai membahas peningkatan layanan keimigrasian, rencana pembentukan Kantor Imigrasi Kefamenanu, serta penguatan fasilitas Pos Imigrasi Haumeniana di wilayah perbatasan.

GIMIC.ID, KEFAMENANU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus memperkuat sinergi guna meningkatkan layanan keimigrasian di wilayah perbatasan. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan akses layanan keimigrasian yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat TTU serta kawasan perbatasan sekitarnya.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang bersama tim lengkap didampingi Kasubag TU Imigrasi Atambua Ridwan Alfarisi Tanjung dan jajaran dengan Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo di Kefamenanu, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya yang dilakukan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, bersama Bupati TTU di Kupang pada Kamis (21/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana strategis peningkatan layanan keimigrasian di wilayah perbatasan Kabupaten TTU, termasuk pembentukan layanan keimigrasian permanen di Kota Kefamenanu.

Arvin Gumilang menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang modern, terpercaya, dan mudah diakses masyarakat perbatasan.

“Peningkatan layanan keimigrasian di wilayah perbatasan merupakan bagian dari upaya negara menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saroha Manullang juga membahas salah satu isu strategis terkait kondisi Pos Imigrasi Haumeniana yang saat ini dinilai belum layak untuk operasional pelayanan keimigrasian. Pos tersebut masih menggunakan box bekas kontainer sebagai tempat pemeriksaan imigrasi dengan sarana dan prasarana yang terbatas.

Karena itu, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT berharap Pemerintah Kabupaten TTU dapat memberikan dukungan melalui mekanisme hibah aset daerah berupa bangunan yang representatif guna mendukung operasional Pos Imigrasi Haumeniana.

Saroha Manullang yang sebelumnya dikenal sukses mengawal proses hibah lahan dan gedung dalam pembentukan sejumlah kantor imigrasi baru di berbagai daerah menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam penguatan layanan keimigrasian di wilayah perbatasan.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait penguatan koordinasi dan tindak lanjut hibah aset daerah untuk Pos Imigrasi Haumeniana serta rencana jangka panjang pembentukan Kantor Imigrasi Kefamenanu.

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyambut baik rencana tersebut dan menilai kehadiran Kantor Imigrasi di Kefamenanu akan menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, selama ini masyarakat TTU harus menempuh perjalanan jauh dengan biaya, waktu, dan tenaga yang tidak sedikit untuk mengurus dokumen perjalanan seperti paspor.

“Kehadiran Kantor Imigrasi di Kefamenanu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat perlindungan masyarakat perbatasan,” kata Yosep.

Sebagai langkah awal peningkatan pelayanan, Kantor Imigrasi Atambua di bawah pimpinan Yusuf Ginting bersama jajaran juga berkomitmen menghadirkan layanan Eazy Passport secara berkala sebanyak dua kali setiap bulan, yakni pada minggu pertama dan ketiga, bagi masyarakat TTU dan sekitarnya di Pos Imigrasi Kefamenanu yang berada di kawasan Aplasi.

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT menegaskan bahwa fungsi keimigrasian di wilayah perbatasan memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga sebagai fasilitator pembangunan ekonomi masyarakat.

“Peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dilakukan semata-mata untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat perbatasan dalam memperoleh dokumen perjalanan yang sah dan berlaku,” ujar Saroha Manullang.

Di akhir pertemuan, kedua pihak juga sepakat melakukan tindak lanjut dengan meninjau lahan di KM 6 Kota Kefamenanu yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Kantor Imigrasi Kefamenanu. Selain itu, peninjauan bersama ke Pos Imigrasi Haumeniana bersama Bupati TTU dan jajaran pemerintah daerah dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-RSD)

Baca Juga