Jemaat GBKP Pokok Mangga Apresiasi Kepedulian Eko Afrianta Sitepu Bantu Penyeberangan Jemaat
Petugas penyeberangan membantu jemaat GBKP Pokok Mangga menyeberangi Jalan Jamin Ginting Km 10,5, Medan, saat hendak mengikuti ibadah Minggu. Program tersebut mendapat apresiasi dari jemaat karena dinilai memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi lansia dan anak-anak.
GIMIC.ID, MEDAN – Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pokok Mangga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Eko Afrianta Sitepu atas kepeduliannya membantu pengamanan penyeberangan jemaat di Jalan Jamin Ginting Km 10,5, Medan.
Bantuan tersebut dinilai memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang hendak menyeberang menuju gereja untuk mengikuti ibadah Minggu maupun kegiatan kerohanian lainnya.
Pengurus gereja menyebut, keberadaan petugas penyeberangan yang ditugaskan oleh Eko Afrianta Sitepu sangat membantu aktivitas jemaat, terutama karena lokasi gereja berada di jalur lalu lintas padat kendaraan.
GBKP Pokok Mangga diketahui memiliki sekitar 582 kepala keluarga dengan total 1.686 jemaat, termasuk 365 anak sekolah minggu dan peserta kebaktian kebangunan rohani (KKR) yang terbagi dalam 20 sektor pelayanan.
“Selama ada bantuan penyeberangan ini, jemaat tidak lagi merasa was-was saat hendak ke gereja. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Eko Afrianta Sitepu yang sudah peduli terhadap kenyamanan dan keselamatan jemaat,” ujar pengurus gereja secara bersama-sama.
Pengurus Siaken, BPMR, dan jemaat GBKP Pokok Mangga juga mengaku mengapresiasi program sosial yang dilakukan anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hanura tersebut karena dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Menurut mereka, hampir dua ribu jemaat kini merasa lebih nyaman saat mengikuti ibadah yang digelar dalam tiga sesi atau termen, yakni pukul 07.00 WIB, 10.00 WIB, dan ibadah malam hari.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu jemaat, khususnya anak-anak dan lansia yang hendak menyeberang jalan menuju gereja,” ujar salah seorang pengurus jemaat.
Salah seorang petugas penyeberangan, Gani Sembiring Milala, mengaku sudah sekitar enam bulan bertugas membantu masyarakat menyeberang menuju gereja atas arahan Eko Afrianta Sitepu.
“Kami ditugaskan membantu jemaat, terutama ibu-ibu dan bapak-bapak lansia agar aman saat menyeberang,” kata Gani.
Ia menyebut setiap petugas menerima biaya operasional sebesar Rp100 ribu setiap kali bertugas.
Hal senada disampaikan petugas lainnya, Kogeng, yang mengaku hampir satu tahun membantu penyeberangan jemaat di lokasi tersebut.
“Kami membantu anak-anak, orang dewasa sampai lansia yang mau ke gereja. Bertugas mulai pukul 06.30 WIB sampai sekitar 12.20 WIB,” ujarnya.
EAF Center Siap Tampung Aspirasi Warga
Sementara itu, Eko Afrianta Sitepu mengatakan pihaknya melalui EAF Center terbuka bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun ingin menyampaikan keluhan.
“EAF Center terbuka bagi seluruh masyarakat. Jadi kalau ada keluhan atau masalah masyarakat, kami siap menampung dan memberikan solusi yang terbaik,” kata Eko Afrianta Sitepu.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pelayanan yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)