Pemko Medan Percepat Penanganan Banjir, Normalisasi Sei Kera Jadi Fokus Utama
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, John Ester Lase, mengikuti rapat koordinasi teknis penanganan banjir Kota Medan dan Kawasan Industri Medan (KIM), Rabu (6/5/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) terus memperkuat langkah penanganan banjir di Kota Medan, khususnya di kawasan Medan bagian utara dan Kawasan Industri Medan (KIM).
Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi teknis penanganan banjir Kota Medan dan KIM yang digelar pada Rabu (6/5/2026). Rapat tindak lanjut tersebut dipimpin langsung oleh Rico Tri Putra Bayu Waas dan menitikberatkan pada percepatan normalisasi Sei Kera sebagai jalur drainase utama wilayah Mabar dan sekitarnya.
Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, John Ester Lase, turut hadir dalam audiensi dan rapat koordinasi tersebut guna memastikan tahapan teknis pembebasan lahan berjalan sesuai jadwal.
Dalam rapat tersebut, John Ester Lase menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat seluruh tahapan pekerjaan demi mendukung penanganan banjir yang berkelanjutan.
“Kami berkomitmen melakukan akselerasi mulai dari proses penilaian harga oleh KJPP hingga sosialisasi intensif kepada masyarakat, agar seluruh tahapan pembebasan lahan dapat berjalan clean and clear sebelum Juni 2026,” ujar John Ester Lase.
Ia menjelaskan bahwa normalisasi Sei Kera menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan Mabar, KIM, dan wilayah sekitarnya.
“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh pihak agar proyek ini berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Program tersebut merupakan bagian dari National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang didukung oleh World Bank dalam upaya memperkuat ketahanan Kota Medan terhadap bencana banjir.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Medan berharap sistem drainase perkotaan dapat berfungsi lebih optimal sehingga mampu mengurangi dampak genangan dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Selain fokus pada aspek teknis, pemerintah juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada masyarakat terdampak agar proses pembebasan lahan berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya percepatan normalisasi Sei Kera tersebut, Pemko Medan optimistis upaya pengendalian banjir di kawasan utara Kota Medan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)