1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Pemerintahan
  4. Perbankan

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri RUPS Bank Sumut, Pemegang Saham Sepakat Kejar Status KBMI 2

Oleh ,

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026).

GIMIC.ID, MEDAN — Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut yang digelar di Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 18, Medan, Senin (6/4/2026).

RUPS tersebut dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama para pemegang saham yang terdiri dari pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan komitmen bersama untuk mendorong Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Saat ini, Bank Sumut masih berada di kategori KBMI 1.

KBMI 2 sendiri merupakan klasifikasi bank dengan modal inti antara Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Sementara itu, modal inti Bank Sumut saat ini tercatat sekitar Rp5,2 triliun, sehingga masih membutuhkan tambahan sekitar Rp800 miliar untuk mencapai target tersebut.

“Ketentuan dari OJK pada 2029 mensyaratkan bank memiliki modal inti minimal Rp6 triliun. Artinya, kita harus segera mengejar target tersebut agar Bank Sumut bisa naik ke KBMI 2,” ujar Bobby Nasution.

Sebagai langkah konkret, para pemegang saham sepakat untuk menyetorkan kembali 15 persen dividen tahun buku 2025 sebagai tambahan modal pada tahun 2026. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga akan menambah penyertaan modal sebesar Rp100 miliar.

Tak hanya itu, sejumlah pemerintah kabupaten juga turut berkontribusi, salah satunya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang merencanakan tambahan modal sekitar Rp70 miliar melalui APBD.

Bobby juga menekankan pentingnya transformasi bisnis Bank Sumut agar tidak terlalu bergantung pada dana pemerintah daerah (APBD). Ia mendorong agar Bank Sumut memperluas produk dan meningkatkan daya saing di industri perbankan.

“Kita harapkan Bank Sumut bisa lebih mandiri dengan memperkuat dana pihak ketiga dan menghadirkan produk-produk yang kompetitif, tidak hanya bergantung pada APBD dan ASN,” tegasnya.

RUPS Tahunan ini turut dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara, jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Kehadiran para kepala daerah, termasuk Wali Kota Tanjungbalai, menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan permodalan dan transformasi Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah yang lebih kompetitif di masa depan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-DS)

Baca Juga