AKTA Minta DPR dan Kejaksaan Fokus Penegakan Hukum dalam Kasus Amsal Sitepu
Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA) Arigusti menyampaikan sikap tegas terkait polemik antara DPR dan Kejaksaan dalam penanganan kasus Amsal Sitepu, dengan menekankan pentingnya fokus pada penegakan hukum yang transparan dan berintegritas.
GIMIC.ID, MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Arigusti, meminta DPR RI dan Kejaksaan Republik Indonesia untuk lebih fokus pada penegakan hukum dalam penanganan kasus Amsal Sitepu, dibandingkan terlibat dalam perdebatan berkepanjangan di ruang publik.
Hal tersebut disampaikan AKTA dalam siaran pers yang dirilis Sabtu (4/4/2026), menyikapi dinamika yang berkembang antara DPR dan Kejaksaan terkait penanganan kasus tersebut.
Menurut Arigusti, polemik yang terus bergulir justru berpotensi mengaburkan substansi utama, yakni proses penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.
“Kami meminta semua pihak, baik DPR RI maupun Kejaksaan, untuk menahan diri dan tidak terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif. Energi dan perhatian seharusnya difokuskan pada upaya membongkar fakta secara objektif serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia menilai perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, hal tersebut dapat memicu kegaduhan yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Masyarakat saat ini menunggu bukti nyata, bukan saling klaim atau adu argumentasi di ruang publik,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, AKTA menegaskan sejumlah poin penting yang harus menjadi perhatian semua pihak, di antaranya:
- Penegakan hukum harus bebas dari intervensi politik dan kepentingan kelompok tertentu.
- DPR diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara proporsional tanpa memperkeruh suasana.
- Kejaksaan diminta tetap profesional, transparan, dan terbuka dalam setiap proses hukum.
AKTA juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga negara dalam menjaga kepercayaan publik, khususnya dalam penanganan kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat luas.
“Kami percaya bahwa sinergi antar lembaga adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk kembali pada koridor masing-masing dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” tutup Arigusti.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2/Red)