Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api di Sumut Membludak, 10.484 Tiket Terjual
Sejumlah penumpang, didominasi rombongan keluarga, memadati area stasiun saat puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat ribuan tiket terjual dan peningkatan signifikan jumlah pelanggan pada hari terakhir libur sekolah.
GIMIC.ID, MEDAN – Arus balik pelanggan kereta api di wilayah Sumatera Utara mencapai puncaknya pada Minggu (29/3/2026), bertepatan dengan hari terakhir masa libur sekolah pasca Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepadatan penumpang terlihat di sejumlah stasiun, dengan dominasi rombongan keluarga yang membawa anak-anak.
Plt. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 10.484 tiket telah terjual untuk berbagai rute perjalanan di wilayah Sumatera Utara.
“Berdasarkan pantauan di Stasiun Medan, pergerakan penumpang hari ini didominasi oleh keluarga yang membawa anak-anak. Hari terakhir libur sekolah dimanfaatkan untuk kembali ke domisili asal agar anak-anak siap beraktivitas kembali di sekolah,” ujarnya.
Selama 19 hari masa Angkutan Lebaran 2026, terhitung sejak 11 Maret hingga 29 Maret, KAI Divre I Sumatera Utara telah melayani total 190.816 pelanggan. Jumlah ini meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang mencatatkan 187.179 penumpang.
Menurut Anwar, tren peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Animo pelanggan kereta api di Sumatera Utara terus tumbuh. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan transportasi umum untuk perjalanan antarkota di dalam provinsi,” tambahnya.
Data KAI juga menunjukkan perbedaan signifikan antara arus mudik dan arus balik. Pada periode arus balik, yakni mulai Lebaran kedua (22 Maret) hingga H+7 (29 Maret), rata-rata jumlah penumpang mencapai 11.834 orang per hari. Sementara pada arus mudik, sejak H-10 (11 Maret) hingga Lebaran pertama (21 Maret), rata-rata harian berada di angka 8.740 penumpang.
“Pola ini memang terjadi setiap tahun. Kereta api tidak hanya digunakan untuk mudik, tetapi juga menjadi pilihan transportasi untuk berwisata dan bersilaturahmi karena waktu tempuh yang efisien,” jelasnya.
Meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api juga dinilai sejalan dengan upaya efisiensi energi. Di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM), transportasi massal seperti kereta api menjadi alternatif yang lebih hemat biaya sekaligus membantu mengurangi konsumsi energi nasional.
KAI pun menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan pelanggan selama masa arus balik.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya menghadirkan perjalanan yang efisien, bebas macet, dan nyaman agar masyarakat dapat tiba di tujuan dengan kondisi prima. Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan liburan masyarakat dan akan terus melayani sepenuh hati,” tutup Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar