1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Ekonomi
  4. Keuangan
  5. Pemerintahan

Bank Sumut Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Dorong Peningkatan PAD di Tanjungbalai, Asahan, dan Batubara

Oleh ,

Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi terkait penguatan digitalisasi keuangan daerah di Sumatera Utara. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem transaksi non-tunai yang terintegrasi.

GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, dalam kunjungan kerja ke tiga pemerintah daerah di Sumatera Utara, yakni Pemerintah Kota Tanjungbalai, Pemerintah Kabupaten Asahan, dan Pemerintah Kabupaten Batubara, Jumat (27/3).

Audiensi berlangsung di Balai Kota Tanjungbalai serta di Kisaran untuk wilayah Asahan dan Batubara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Sumut dalam mendukung agenda pembangunan daerah sekaligus memperkuat sinergi untuk mempercepat transformasi layanan keuangan berbasis digital yang transparan, efisien, dan terintegrasi.

Heru menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi fondasi utama dalam modernisasi tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar inovasi tambahan.

“Bank Sumut hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai enabler ekosistem digital daerah. Kami mendorong seluruh transaksi, khususnya yang berkaitan dengan PAD, dapat dilakukan secara non-tunai, real-time, dan terintegrasi,” ujarnya.

Berbagai solusi digital terus dikembangkan, mulai dari optimalisasi sistem pembayaran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hingga penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Implementasi konkret dari inovasi tersebut mencakup digitalisasi retribusi daerah seperti parkir berlangganan elektronik, penyediaan outlet layanan perbankan di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), penguatan sistem pembayaran pajak dan retribusi berbasis digital, serta dukungan pembiayaan bagi UMKM melalui kredit produktif.

Langkah ini mempertegas posisi Bank Sumut sebagai penghubung antara sistem keuangan daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem digital yang inklusif.

Menanggapi langkah tersebut, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, serta Bupati Batubara Baharuddin Siagian menyatakan komitmennya untuk mempercepat digitalisasi keuangan daerah.

Mereka menilai digitalisasi menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan PAD di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Kami melihat digitalisasi sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan PAD,” ujar Mahyaruddin.

Selain itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai juga berharap Bank Sumut dapat turut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), terutama pada isu prioritas seperti pengelolaan sampah dan penanganan banjir.

Dengan penguatan sinergi ini, Bank Sumut optimistis transformasi digital keuangan daerah dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga