1. Beranda
  2. Keagamaan
  3. Nasional

Wamenag Tinjau Masjid Ramah Pemudik di Sumut, Apresiasi Layanan Gratis 24 Jam untuk Arus Balik

Oleh ,

Wakil Menteri Agama RI, Romo M. Syafi'i, meninjau fasilitas Masjid Ar-Rivai TPI Medan dalam rangka program Masjid Ramah Pemudik, Jumat (27/3/2026).

GIMIC.ID, MEDAN – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo M. Syafi'i, meninjau langsung pelayanan arus balik program Masjid Ramah Pemudik di dua lokasi strategis Sumatera Utara, yakni Masjid Ar-Rivai TPI Medan dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, Jumat (27/3).

Dalam kunjungan tersebut, Wamenag didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia wilayah Sumatera Utara, di antaranya Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin, Kabid Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, serta Kepala Kemenag Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Romo Syafi’i mengungkapkan, sebanyak 6.529 masjid di seluruh Indonesia telah ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik pada Idulfitri 1447 H/2026 M, termasuk di wilayah Sumatera Utara.

Menurutnya, program ini lahir dari nilai luhur tradisi mudik yang sarat makna religius, seperti mempererat silaturahmi dan berbakti kepada orang tua.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pelayanan bagi para musafir. Kita ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Wamenag menekankan pentingnya optimalisasi fungsi sosial masjid, terutama menjelang puncak arus balik Lebaran dalam beberapa hari ke depan. Ia berharap pengurus masjid dapat memberikan pelayanan sepenuh hati kepada para pemudik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pengelola Masjid Ar-Rivai dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, serta seluruh masjid di Indonesia yang telah menyediakan fasilitas seperti:

“Antusiasme Badan Kemakmuran Masjid sangat luar biasa. Bahkan ada yang menjemput pemudik di jalan dan terminal untuk diajak beristirahat di masjid tanpa dipungut biaya,” tambahnya.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, Wamenag mendorong pengurus masjid terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut.

Ketua BKM Masjid Ar-Rivai, Ikrom Helmi Nst, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi pemudik. Pihaknya bahkan telah menambah sejumlah fasilitas setelah masjid tersebut ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik.

“Alhamdulillah, saat arus mudik kemarin berjalan lancar. Kami terus berbenah, termasuk menambah kamar mandi dan fasilitas lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wamenag juga mengapresiasi dukungan dari berbagai rumah ibadah lintas agama seperti gereja, vihara, kuil, dan klenteng yang turut membantu para pemudik.

Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata kuatnya toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.

“Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi wujud persaudaraan. Kerukunan seperti ini harus terus kita jaga,” tegasnya.

Program Masjid Ramah Pemudik diharapkan terus menjadi solusi nyata bagi kenyamanan perjalanan masyarakat saat musim mudik dan arus balik, sekaligus memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat pelayanan umat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga