Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas Kasus Gudang BBM Ilegal di Medan Marelan
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah drum yang diduga berisi BBM subsidi ilegal saat penggerebekan gudang penimbunan di kawasan Medan Marelan, Kota Medan, Selasa (17/3/2026) malam.
GIMIC.ID, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, melontarkan peringatan keras kepada aparat penegak hukum (APH) agar tidak mendiamkan kasus penggerebekan gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Jalan Pasar 4 Barat, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Desakan tersebut muncul karena hingga kini belum ada kejelasan status hukum maupun pengumuman resmi dari pihak kepolisian pasca-operasi gabungan yang melibatkan unsur BAIS TNI, BINDA, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Pemerintah Kota Medan pada Selasa (17/3) lalu.
Hinca menegaskan bahwa praktik penimbunan BBM subsidi di tengah situasi geopolitik global yang berpengaruh terhadap sektor energi merupakan bentuk kejahatan serius yang mengancam kedaulatan negara.
“Ketika Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan pentingnya kedaulatan energi, maka praktik penimbunan ini jelas merupakan kejahatan luar biasa. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tegas,” ujar politisi senior dari Partai Demokrat itu, Kamis (27/3).
Ia menilai, kejahatan di sektor energi bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan dapat berdampak langsung terhadap distribusi BBM bersubsidi yang menjadi hak masyarakat luas.
Dalam penggerebekan tersebut, aparat mengamankan barang bukti berupa sekitar 150 ton BBM jenis solar subsidi, sejumlah kendaraan operasional, serta truk tangki.
Hinca meminta Polda Sumatera Utara dan Polres Pelabuhan Belawan untuk menjadikan temuan entitas perusahaan di lokasi sebagai pintu masuk utama dalam pengembangan penyidikan.
Beberapa poin yang disoroti antara lain:
- Transparansi Publik: Aparat diminta membuka secara terang siapa pemilik dan aktor utama di balik operasional gudang ilegal tersebut.
- Petunjuk Awal: Nama perusahaan PT Sepertiga Malam Sinergi yang ditemukan di lokasi harus segera diperiksa secara menyeluruh.
- Ketegasan Hukum: Tidak boleh ada ruang bagi praktik mafia energi, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum tertentu.
“Tidak ada tempat bagi mafia energi di negeri ini. Saya mendesak agar pengusutan dilakukan secara terbuka, termasuk memeriksa pihak swasta yang terindikasi terlibat,” tegasnya.
Gudang yang diduga terkait dengan seorang bernama Andre Siregar itu digerebek pada Selasa malam, 17 Maret 2026. Operasi gabungan berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, namun hingga kini publik masih menunggu kejelasan terkait penetapan tersangka serta perkembangan proses hukum lebih lanjut.
Hinca menegaskan pihaknya di Komisi III DPR RI akan terus mengawal kasus ini guna memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan tanpa pandang bulu.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini penting untuk melindungi hak masyarakat atas distribusi BBM subsidi yang tepat sasaran serta menjaga integritas sektor energi nasional.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)