Tren Pernikahan Naik di Bulan Syawal, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Optimal Meski WFA
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Republik Indonesia, Thobib Al Asyhar, menyampaikan keterangan terkait optimalisasi layanan Kantor Urusan Agama di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA).
GIMIC.ID, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mencatat tren peningkatan signifikan permohonan pencatatan pernikahan setiap bulan Syawal dalam tiga tahun terakhir. Sepanjang periode 2023 hingga 2025, total pencatatan pernikahan mencapai sekitar 667.000 pasangan, menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melangsungkan pernikahan usai Hari Raya.
Di tengah lonjakan tersebut, Kemenag memastikan layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan optimal meskipun pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Masyarakat tetap dapat mengakses layanan keagamaan, khususnya pencatatan nikah dan administrasi lainnya secara normal.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa kebijakan WFA tidak mengurangi kualitas maupun akses layanan publik.
“Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan,” ujar Thobib di Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, Kemenag telah mengatur pola dan jam kerja secara fleksibel dengan mengombinasikan kehadiran fisik dan layanan berbasis digital agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
“Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga masyarakat tetap terlayani dengan baik,” jelasnya.
Selain layanan langsung, Kemenag juga terus memperkuat digitalisasi layanan KUA. Masyarakat kini dapat memanfaatkan platform daring seperti SIMKAH Web untuk melakukan pendaftaran pencatatan pernikahan serta mengakses berbagai informasi layanan tanpa harus datang langsung ke kantor.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum Syawal.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama,” tegas Thobib.
Dengan tren peningkatan pernikahan yang terus berlanjut, Kemenag memastikan kesiapan layanan tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalani proses administrasi keagamaan dengan nyaman dan lancar di seluruh Indonesia.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)