1. Beranda
  2. Daerah
  3. Pemerintahan
  4. Politik
  5. Sosial

Kritik Mahasiswa Mandailing Natal atas Pernyataan Soal Disiplin Masyarakat, Soroti Tata Kelola ASN

Oleh ,

Aktivis mahasiswa Mandailing Natal menyampaikan pandangan terkait tata kelola pemerintahan dan disiplin ASN.

GIMIC.ID, MANDAILING NATAL – Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi lubuk larangan menuai sorotan dari kalangan mahasiswa di Kabupaten Mandailing Natal.

Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi, menilai kritik terhadap masyarakat seharusnya diimbangi dengan konsistensi dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di internal birokrasi.

“Pernyataan soal ketidakdisiplinan masyarakat itu sah-sah saja, tetapi publik juga berhak mempertanyakan apakah pemerintah daerah sudah sepenuhnya disiplin dalam mengelola ASN,” ujar Rio.

Rio menyoroti sejumlah isu yang berkembang di lingkungan pemerintahan daerah, seperti mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN), pengunduran diri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga dugaan adanya tekanan terhadap ASN tertentu untuk mengundurkan diri dari jabatan maupun dari lingkungan birokrasi.

Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar, hal itu berpotensi mencederai prinsip profesionalitas dan netralitas ASN.

“Jangan sampai standar disiplin hanya diberlakukan ke masyarakat, sementara di internal pemerintah sendiri masih menyisakan tanda tanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rio menekankan bahwa tradisi lubuk larangan merupakan simbol ketaatan terhadap aturan bersama yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Mandailing Natal.

Karena itu, ia menilai nilai-nilai disiplin dan kepatuhan yang terkandung dalam tradisi tersebut seharusnya juga tercermin dalam praktik kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Rio juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih transparan dalam mengambil kebijakan strategis, khususnya terkait mutasi ASN dan dinamika di tubuh OPD.

“Alangkah baiknya setiap pemimpin bercermin terlebih dahulu sebelum menyampaikan kritik kepada masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan publik dapat terjaga,” tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga