Stasiun Rantauprapat Jadi Tujuan Favorit Pemudik, KAI Sumut Catat 84 Ribu Penumpang Selama Arus Lebaran 2026
Suasana kedatangan penumpang di Stasiun Rantauprapat yang dipadati pemudik dari Kota Medan, dilayani oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama periode arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
GIMIC.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang selama masa arus mudik Angkutan Lebaran 2026. Hingga hari ke-10 pelaksanaan, Stasiun Rantauprapat menjadi stasiun tujuan favorit bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Kota Medan.
Berdasarkan data KAI, total penumpang yang telah dilayani selama periode 11 hingga 20 Maret 2026 mencapai 84.933 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.244 penumpang memilih Stasiun Rantauprapat sebagai titik kedatangan akhir.
Pelaksana Tugas (Plt.) Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan tingginya mobilitas menuju Rantauprapat dipengaruhi oleh banyaknya perantau dan pelajar asal Labuhanbatu yang bekerja maupun menempuh pendidikan di Medan.
“Momen Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung. Kereta api menjadi pilihan karena Stasiun Rantauprapat berada di lokasi strategis, dekat pusat pemerintahan,” ujarnya.
Selain faktor lokasi, kemudahan akses transportasi lanjutan juga menjadi daya tarik tersendiri. Letak stasiun yang dekat dengan pusat kota memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Kabupaten Labuhanbatu menggunakan moda transportasi lokal.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Rantauprapat melayani empat perjalanan kereta api setiap hari, yakni KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif. Seluruh perjalanan tersebut berangkat dari Stasiun Medan dengan total kapasitas mencapai 2.112 tempat duduk per hari.
Anwar menyebutkan, KA Sribilah Utama dengan jadwal kedatangan pukul 14.05 WIB dan 20.50 WIB menjadi waktu favorit pelanggan. Bahkan, pada periode 14 hingga 19 Maret, tingkat keterisian tiket pada jadwal tersebut mencapai lebih dari 100 persen dari kapasitas 520 kursi per perjalanan.
“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap layanan kereta api, khususnya untuk rute Medan–Rantauprapat,” jelasnya.
Meski sebagian masyarakat telah merayakan Lebaran pada Jumat (20/3), pergerakan penumpang masih terpantau dinamis. Hingga pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang telah dilayani pada hari tersebut mencapai 8.732 orang dan diperkirakan akan terus bertambah.
Secara keseluruhan, total tiket yang terjual selama 22 hari masa Angkutan Lebaran di wilayah Sumatera Utara mencapai 145.232 lembar atau sekitar 60 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, KAI Divre I Sumatera Utara mengambil langkah strategis dengan memperpanjang masa operasional KA Sribilah Fakultatif. Jika sebelumnya dijadwalkan beroperasi hingga 20 Maret, kini diperpanjang hingga 25 Maret 2026, sehingga total kapasitas angkut meningkat menjadi 241.848 tempat duduk.
“Kami memahami bahwa mudik adalah momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Karena itu, KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik, memastikan keselamatan perjalanan, serta menghadirkan kenyamanan sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan,” pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)