Bulog Sumut Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Tuntas Jelang Idulfitri
Sejumlah warga penerima manfaat berpose bersama jajaran petugas saat kegiatan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Februari–Maret 2026 di Kelurahan Nelayan Indah, Kota Medan, Rabu (18/3/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Februari–Maret 2026 di Sumatera Utara terus dikebut hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini merupakan amanat pemerintah kepada Perum Bulog untuk memastikan masyarakat penerima manfaat mendapatkan akses pangan secara gratis dan tepat waktu.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan setiap hari demi memenuhi hak masyarakat.
“Prinsipnya Bulog Sumut akan terus menyalurkan Banpang ini setiap hari, karena ini adalah hak masyarakat yang harus segera disalurkan,” ujar Budi saat menghadiri kegiatan launching penyaluran bantuan di Kelurahan Nelayan Indah, Kota Medan, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan penyaluran terus dilakukan secara bertahap di berbagai daerah. Setelah sebelumnya digelar di Kota Tebing Tinggi, kegiatan serupa juga berlangsung di kawasan Nelayan Indah, Kota Medan, serta di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pada alokasi Februari–Maret 2026, jumlah penerima Banpang di Sumatera Utara meningkat tajam menjadi 1.756.846 orang, dibandingkan sebelumnya sebanyak 844.696 penerima.
“Iya benar, jumlah penerima meningkat. Setiap penerima diberikan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelas Budi.
Dengan lonjakan jumlah penerima lebih dari dua kali lipat tersebut, Bulog Sumut harus bekerja ekstra untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Total komoditas yang disiapkan pun meningkat signifikan, yakni mencapai 35.236 ton beras dan 7,02 juta liter minyak goreng.
“Kami upayakan agar bantuan pangan ini segera dikirim dan diterima masyarakat,” tambahnya.
Menjelang Idulfitri, Bulog Sumut juga memastikan kondisi pasokan bahan pokok tetap aman dan harga relatif stabil. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita ke pasar-pasar tradisional.
Budi mengungkapkan, pihaknya bersama pemerintah daerah telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kota Medan.
“Pasokan aman, kami tetap optimalkan penyediaan beras SPHP dan Minyakita ke pasar tradisional. Senin kami melakukan sidak bersama Wali Kota Medan, lalu Selasa bersama Gubernur Sumatera Utara. Hasilnya, pasokan lancar dan harga sembako terkendali,” pungkasnya.
Program Bantuan Pangan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di daerah.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)