281 Masjid di Sumut Jadi “Ramah Pemudik”, Masjid Raya Taqwa Parapat Sediakan Fasilitas Lengkap

Suasana pemudik beristirahat di Masjid Raya Taqwa Parapat yang menyediakan fasilitas lengkap melalui program Masjid Ramah Pemudik, guna mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

GIMIC.ID, SIMALUNGUN - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Utara menggandeng 281 masjid di seluruh Sumatera Utara untuk menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lintas daerah.

Salah satu masjid yang aktif mendukung program tersebut adalah Masjid Raya Taqwa Parapat, Kabupaten Simalungun. Berlokasi di jalur lintas Sumatera sekaligus kawasan wisata, masjid ini menjadi titik strategis bagi para pemudik untuk beristirahat.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Sumari, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Berbagai fasilitas disiapkan, mulai dari ruang ibadah, tempat istirahat, makan dan minum, hingga pengisian daya telepon seluler.

“Kami ingin para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman, beribadah dengan tenang, dan melanjutkan perjalanan dalam kondisi lebih segar,” ujar Sumari, Selasa (17/3/2026).

Tak hanya itu, pihak masjid juga menyediakan ruang khusus bagi ibu menyusui serta fasilitas kamar mandi ramah disabilitas sebagai bentuk pelayanan inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sumari menilai, program Masjid Ramah Pemudik merupakan terobosan positif dari Kementerian Agama yang semakin memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

“Program ini menjadi penguat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah. Sinergi dengan Kementerian Agama juga berjalan sangat baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, Abdul Wahab Nasution, menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan 15 masjid di wilayah tersebut yang berada di jalur utama pemudik.

“Masjid-masjid ini dipilih karena berada di perlintasan strategis. Kami mendorong pengurus untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan memuaskan agar perjalanan pemudik menjadi lebih berkesan,” ujarnya.

Pemudik Apresiasi Layanan

Program ini mendapat respons positif dari para pemudik. Yetnawati, pemudik asal Aceh yang menuju Pasaman, Sumatera Barat, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan.

“Terima kasih kepada pengurus masjid yang sudah melayani kami dengan sangat baik. Kami bisa beristirahat dengan nyaman, bahkan keluarga bisa tidur dengan tenang. Fasilitas kamar mandi juga bersih,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Fira Pane, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Ia mengaku mengetahui program tersebut dari spanduk yang terpasang di area masjid.

“Kami sangat terbantu. Begitu sampai, pengurus langsung menunjukkan tempat istirahat. Program ini benar-benar bermanfaat bagi keluarga yang sedang perjalanan jauh,” ujarnya.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, diharapkan perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan umat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Komentar

Loading...