1. Beranda
  2. Ekonomi

Bulog Pastikan Stok Beras Sumut Aman Jelang Idulfitri 1447 H, Tambahan 27.000 Ton dari Jakarta Segera Masuk

Oleh ,

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto (kiri), menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Bulog Kanwil Sumut, Medan, Jumat (13/3/2026).

GIMIC.ID, MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketahanan stok beras di wilayahnya semakin kuat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut diperoleh setelah adanya kebijakan pengiriman tambahan stok beras sebanyak 27.000 ton dari gudang Bulog di Jakarta untuk memperkuat cadangan pangan di Sumatera Utara.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan langkah tersebut diambil untuk mengimbangi lonjakan kebutuhan bantuan pangan yang meningkat signifikan pada periode Februari hingga Maret 2026.

Menurut Budi, peningkatan jumlah penerima bantuan pangan di Sumatera Utara menjadi salah satu faktor utama perlunya tambahan pasokan beras dari luar wilayah.

“Jumlah penerima bantuan meningkat dari 844.696 orang menjadi 1.700.576 orang. Sementara kebutuhan beras juga melonjak dari 16.500 ton menjadi sekitar 35.000 ton,” ujar Budi Cahyanto, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut Bulog Sumut mendapat dukungan pasokan dari gudang Bulog di Jakarta yang memiliki kapasitas penyimpanan besar.

“Karena kebutuhan meningkat dua kali lipat, Bulog Sumut perlu bantuan dari wilayah lain. Jakarta sebagai tempat penampungan besar dengan kapasitas gudang hampir 350.000 ton akan mengirimkan 27.000 ton beras ke Sumut. Saat ini sudah dalam proses pengiriman dan kami pastikan akan masuk dalam minggu-minggu ini,” jelasnya.

Sumatera Utara dipilih sebagai salah satu titik distribusi utama karena memiliki fasilitas pergudangan yang memadai, terutama di kawasan Industri Modern (KIM) Medan. Gudang-gudang tersebut akan dioptimalkan untuk menampung beras kiriman dari Jakarta guna mengantisipasi potensi kelangkaan pangan.

Dengan tambahan pasokan tersebut, posisi stok beras Bulog di Sumatera Utara dipastikan semakin aman. Saat ini, stok yang tersedia tercatat mencapai sekitar 53.000 ton. Jika sebanyak 35.000 ton disalurkan untuk program bantuan pangan, cadangan beras Bulog masih tetap berada pada level aman.

Meski mendapatkan tambahan pasokan dari Jakarta, Bulog Sumut tetap berkomitmen menyerap hasil panen petani lokal. Saat ini sejumlah daerah di Sumatera Utara juga tengah memasuki masa panen raya.

Pada tahun 2026, Bulog Sumut menargetkan penyerapan sebanyak 70.000 ton gabah atau setara dengan sekitar 35.000 ton beras. Hingga saat ini, realisasi penyerapan telah mencapai sekitar 4.500 ton.

“Target penyerapan ini berlaku hingga akhir tahun. Dengan stok nasional Bulog yang mencapai 3,7 juta ton, kami terus mendistribusikan stok ke wilayah-wilayah dengan jumlah penduduk tinggi seperti Sumatera Utara yang mencapai 15,9 juta jiwa,” kata Budi.

Melalui kombinasi penyerapan hasil panen petani lokal dan tambahan pasokan dari Jakarta, Bulog Sumut memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras, baik untuk kebutuhan pasar reguler maupun program bantuan pemerintah hingga pasca-Lebaran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga