1. Beranda
  2. Bencana Alam
  3. Peristiwa

Penemuan Kerangka Diduga Korban Banjir Bandang Gegerkan Warga Tapanuli Selatan

Oleh ,

Kerangka manusia yang diduga korban banjir bandang ditemukan warga di aliran sungai Desa Aek Lobu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (6/3/2026).

GIMIC.ID, TAPANULI SELATAN – Warga Desa Aek Lobu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang diduga merupakan korban banjir bandang yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Kerangka tersebut ditemukan warga pada Kamis (6/3/2026) di sekitar aliran sungai saat mereka sedang beraktivitas di kawasan tersebut. Awalnya, warga mengira benda yang tersangkut di antara tumpukan batang kayu dan tanah kering itu hanyalah potongan kayu yang terbawa arus banjir.

Namun setelah didekati dan diperiksa lebih lanjut, warga terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan sisa-sisa jasad manusia yang telah menjadi kerangka.

Salah seorang warga yang berada di lokasi bahkan terlihat mengangkat kerangka tersebut dengan hati-hati, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar di media sosial. Kondisi kerangka diketahui sudah menyatu dengan lumpur kering, akar-akar pohon, serta material kayu yang sebelumnya terbawa arus banjir.

Diduga Korban Bencana Sebelumnya

Penemuan kerangka tersebut diduga berkaitan dengan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Selatan pada akhir tahun 2025 lalu. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah di sejumlah daerah serta menelan korban jiwa.

Saat kejadian, tim SAR bersama warga sempat melakukan pencarian secara intensif terhadap para korban yang dinyatakan hilang. Namun hingga proses pencarian berakhir, masih ada beberapa korban yang belum berhasil ditemukan.

Karena itu, kerangka yang ditemukan pada 6 Maret 2026 tersebut kuat dugaan merupakan salah satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.

Setelah menemukan kerangka tersebut, warga langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat. Pihak berwenang kemudian menindaklanjuti laporan tersebut untuk melakukan proses evakuasi serta identifikasi lebih lanjut.

Langkah identifikasi diperlukan guna memastikan identitas korban serta mengetahui secara pasti penyebab kematian.

Hingga saat ini, aparat bersama pihak terkait masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap temuan tersebut.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta menyerahkan sepenuhnya proses identifikasi kepada pihak berwenang.

Penemuan ini kembali mengingatkan masyarakat akan dampak besar bencana banjir bandang dan longsor yang pernah melanda wilayah Tapanuli Selatan serta pentingnya upaya mitigasi bencana di daerah rawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga