1. Beranda
  2. Politik
  3. Sosial

MDS Rijalul Ansor Kritik Kinerja Anggota DPRD Medan Dapil II, Soroti Maraknya Tawuran dan Begal

Oleh ,

Foto: Ketua MDS Rijalul Ansor Kota Medan menyampaikan pandangan dan kritik terkait kondisi keamanan di wilayah Medan Utara dalam sebuah kegiatan keagamaan di Medan. Ia menyoroti perlunya peran aktif para wakil rakyat, khususnya anggota DPRD Kota Medan dari Dapil II, dalam merespons maraknya aksi tawuran dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

GIMIC.ID, MEDAN – Kritik tajam dilontarkan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kota Medan terhadap para wakil rakyat di DPRD Kota Medan, khususnya sembilan anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi kawasan Medan Utara. Mereka dinilai kurang responsif terhadap berbagai persoalan keamanan yang tengah dihadapi masyarakat.

Ketua MDS Rijalul Ansor Kota Medan menilai para legislator tersebut belum menunjukkan kepekaan yang memadai terhadap kondisi masyarakat, terutama terkait maraknya aksi tawuran, begal, dan kejahatan jalanan yang belakangan semakin meresahkan warga.

“Kita lihat hari ini, di Dapil II yang meliputi Medan Utara ada sembilan orang yang duduk di kursi dewan. Pertanyaannya, di mana suara mereka? Di mana kepedulian mereka saat masyarakat terus diteror oleh tawuran, begal, dan berbagai aksi kejahatan jalanan?” ujarnya kepada awak media, Sabtu (8/3/2026).

Ia menilai para anggota dewan seharusnya lebih aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama dalam hal keamanan lingkungan. Menurutnya, berbagai keluhan warga terkait maraknya aksi kriminalitas telah lama disampaikan, namun belum terlihat langkah nyata dari para wakil rakyat tersebut.

“Rakyat sudah lelah menyampaikan keluhan. Setiap kali ada kejadian tawuran atau aksi begal yang memakan korban, masyarakat hanya bisa pasrah. Kami berharap ada langkah konkret dari para wakil rakyat untuk mendorong solusi yang nyata,” katanya.

Menurutnya, kondisi keamanan di sejumlah wilayah Medan Utara saat ini cukup memprihatinkan. Aksi tawuran antarwarga maupun kejahatan jalanan disebut telah membuat sebagian masyarakat merasa khawatir untuk beraktivitas, terutama pada malam hari.

Ia juga menilai para anggota DPRD seharusnya dapat mendorong koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Sebagai wakil rakyat, mereka memiliki peran strategis untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Kami berharap ada upaya yang lebih serius, baik melalui kebijakan, pengawasan, maupun koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

MDS Rijalul Ansor Kota Medan juga mendesak para anggota DPRD dari Dapil II agar lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kami berharap para wakil rakyat tidak hanya hadir saat masa kampanye atau reses. Masyarakat membutuhkan kehadiran mereka untuk mendengar langsung aspirasi warga dan memperjuangkan solusi atas berbagai persoalan yang terjadi,” tambahnya.

Pihaknya berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD Kota Medan, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dapat bekerja sama untuk mencari langkah strategis guna menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2/Red)

Baca Juga