PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Aman Selama Ramadan dan Idul Fitri
Petugas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan edukasi kepada pelanggan rumah tangga terkait penggunaan gas bumi yang aman serta melakukan pengecekan instalasi jaringan gas di rumah pelanggan. Langkah ini merupakan bagian dari kesiapan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap aman dan andal selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
GIMIC.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 guna memastikan keandalan dan keamanan penyaluran gas bumi kepada masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut mencakup penguatan operasional jaringan distribusi, pemantauan infrastruktur gas bumi, serta peningkatan layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan pembentukan Satgas RAFI merupakan langkah proaktif perusahaan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus memastikan distribusi gas bumi tetap berjalan optimal.
“Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN dalam menyalurkan gas bumi, baik gas pipa maupun LNG, kepada seluruh pelanggan secara aman dan andal di seluruh wilayah operasional kami,” ujar Fajriyah dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya Satgas RAFI memprioritaskan pengawasan jaringan dan infrastruktur gas bumi melalui pemantauan real-time, patroli berkala, serta pengawasan tekanan jaringan gas berbasis sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).
Selain itu, pengawasan operasional juga dilakukan melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN yang memantau kondisi jaringan dan operasional secara terintegrasi di seluruh area layanan.
“Tim Penanganan Gangguan siap disiagakan selama 24 jam guna memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas unit dan afiliasi Subholding Gas,” tambahnya.
Selama periode RAFI, PGN menyalurkan gas bumi kepada berbagai segmen pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelanggan kecil, hingga sektor komersial dan industri. Penyaluran tersebut juga mencakup pasokan energi untuk lebih dari sembilan pembangkit listrik, guna memastikan ketersediaan listrik tetap terjaga selama Ramadan dan Idul Fitri.
Penyaluran gas bumi ini didukung oleh infrastruktur PGN yang cukup luas, meliputi lebih dari 33.400 kilometer jaringan pipa gas, 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), 3 Mobile Regasification Unit (MRU), serta 3 terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota di Indonesia.
Untuk mendukung kebutuhan energi sektor transportasi, PGN juga menyiapkan pasokan Bahan Bakar Gas (BBG) dengan kapasitas hingga 177.750 liter setara premium (LSP) atau setara 8,2 BBTUD. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
PGN turut mengimbau pelanggan untuk berperan aktif menjaga keamanan penggunaan gas bumi, khususnya bagi pelanggan rumah tangga yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Pelanggan diharapkan melakukan langkah-langkah pengamanan standar sebelum meninggalkan rumah, seperti memastikan kompor dan instalasi gas dalam kondisi aman, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan nyaman dan tanpa kendala,” jelas Fajriyah.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar