Dirut PT Bank Sumut Ajak Pegawai “Naik Kelas dari Dalam” di Momentum Ramadhan 1447 H
Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) Heru Mardiansyah menyampaikan arahan kepada jajaran komisaris, direksi, dan pegawai saat Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H di Aula Bank Sumut, Medan, Kamis (26/2), yang juga dirangkai dengan santunan kepada 20 anak yatim.
GIMIC.ID, MEDAN – Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda), Heru Mardiansyah, mengajak seluruh pegawai untuk “naik kelas dari dalam” dengan terus bertumbuh, berprestasi, dan bertransformasi. Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka memaknai ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum perbaikan diri dan peningkatan kinerja.
Pesan itu disampaikan Heru dalam acara Buka Puasa Bersama yang digelar di Aula Bank Sumut, Kamis (26/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, diikuti secara luring dan daring oleh jajaran komisaris, direksi, pimpinan unit kerja, pegawai, hingga Rukun Wanita Bank Sumut.
Turut hadir Komisaris Utama Firsal Mutyara, Komisaris Independen Erlina, Komisaris Non Independen Agus Fatoni, Direktur Kepatuhan Eksir, serta Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Sandhy Sofian. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim dan tausyiah oleh Ustadz Abdel Muhadir Ritonga.
Heru Mardiansyah menegaskan, buka puasa bersama kali ini menjadi yang pertama dilakukan dalam format hybrid di lingkungan Bank Sumut. Namun menurutnya, substansi kegiatan jauh lebih penting dibanding format pelaksanaannya.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kita ingin memaknainya sebagai waktu untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen kerja,” ujar Heru.
Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seperti disiplin, pengendalian diri, dan kejujuran memiliki keterkaitan erat dengan dunia perbankan. Menurutnya, transformasi tidak dapat hanya dibebankan kepada manajemen, melainkan harus melibatkan seluruh insan Bank Sumut.
“Kalau kita menginginkan hasil yang lebih baik, maka cara kerjanya juga harus lebih baik. Mari kita gunakan bulan ini untuk merefleksikan cara kita bekerja, memperkuat integritas, dan menjaga profesionalisme,” tambahnya.
Heru juga mengajak seluruh pegawai menjadikan Ramadhan sebagai momentum evaluasi menyeluruh, baik secara individu maupun organisasi, demi mendorong kinerja perusahaan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Komisaris Non Independen Bank Sumut, Agus Fatoni, menekankan pentingnya konsistensi peningkatan kualitas pribadi yang sejalan dengan capaian perusahaan. Ia mengaitkan peningkatan ketakwaan selama Ramadhan dengan semangat mencapai target yang lebih tinggi setiap tahunnya.
“Kalau setiap tahun kualitas pribadi kita meningkat, maka kinerja organisasi juga seharusnya meningkat. Target kita sederhana: capaian tahun ini lebih baik dari tahun lalu, dan tahun depan lebih baik lagi,” kata Fatoni.
Menurutnya, pelaksanaan buka puasa bersama, baik secara langsung maupun virtual, menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi internal dan menjaga keselarasan komitmen di seluruh lini organisasi.
Selain mempererat silaturahmi dan kebersamaan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan di bulan suci Ramadhan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bank Sumut untuk tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Momentum Ramadhan 1447 Hijriah pun diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh insan Bank Sumut untuk terus berbenah, meningkatkan integritas, dan membawa perusahaan ke level yang lebih tinggi melalui transformasi yang berkelanjutan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)