Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Pelaksanaan MBG Selama Ramadan, Pastikan Gizi dan Kebersihan Terjaga
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Satgas MBG saat meninjau proses pengemasan dan distribusi menu Makan Bergizi Gratis di salah satu SPPG di Teluk Nibung.
GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak usia dini dan pelajar di Kota Tanjungbalai tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Meski para siswa tengah menjalankan ibadah puasa, pendistribusian bantuan makanan tetap dilakukan dengan penyesuaian menu.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan sesuai standar, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Tanjungbalai melakukan monitoring ke tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Pematang Pasir 1, SPPG Pematang Pasir 2, dan SPPG Yayasan Mitra Buana Sehati di Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Rabu (25/2/2026).
Peninjauan ini bertujuan memastikan menu yang disajikan tetap memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan serta didistribusikan tepat waktu kepada para penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fadly Abdina menegaskan bahwa meskipun terdapat penyesuaian selama Ramadan, kualitas dan kandungan gizi makanan harus tetap terjaga.
“Selama bulan suci Ramadan, pembagian MBG berbeda dari hari biasa. Para siswa diberikan menu kering untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur,” ujarnya.
Menu yang disiapkan selama Ramadan antara lain telur, buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, dan pisang, puding susu, susu, kurma, biskuit, roti, serta kacang-kacangan. Paket makanan tersebut diberikan sekaligus untuk kebutuhan tiga hari.
Menurutnya, setiap menu harian wajib dilaporkan kepada Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Tanjungbalai untuk dievaluasi, guna memastikan standar gizi tetap terpenuhi.
“Menu tiap hari harus dikirim laporannya ke Korwil Badan Gizi Nasional Tanjungbalai agar bisa dievaluasi. Jika gizi tidak lengkap, harus segera diperbaiki. Jangan semua produk nasional, kita juga harus mengutamakan produk lokal,” tegasnya.
Selain kualitas gizi, Wakil Wali Kota yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kota Tanjungbalai itu menekankan pentingnya menjaga kebersihan dalam proses pengemasan dan distribusi.
Ia mengingatkan agar buah-buahan dicuci bersih menggunakan air mengalir dan sabun khusus yang aman untuk makanan guna menghilangkan residu pestisida.
“Saat proses pengemasan harus menjaga kebersihan dengan menggunakan masker, sarung tangan, dan penutup kepala. Tempat pencucian ompreng dan proses sterilisasi juga harus terpisah. Ruang sterilisasi harus berada di dalam ruangan agar alat makan tetap higienis,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai juga menyarankan agar pengelola SPPG menghindari penggunaan penyedap rasa dalam menu makanan. Mereka mendorong pemanfaatan produk lokal atau UMKM serta pengelolaan mandiri agar kualitas dan keamanan pangan lebih terjamin.
Monitoring ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal selama Ramadan, sehingga kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DARWAN)

Komentar