Ramadhan Kreatif di MIN 1 Dairi, Siswa Kelas V B Gambar Masjid dan Suasana Ibadah

Siswa kelas V B MIN 1 Dairi menunjukkan hasil karya gambar masjid dan suasana Ramadhan dalam kegiatan pembelajaran SBdP di Sidikalang.

GIMIC.ID, SIDIKALANG – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Dairi tidak hanya terasa melalui kegiatan ibadah, tetapi juga terintegrasi dalam proses pembelajaran di kelas. Pada Rabu, 25 Februari 2026, siswa-siswi kelas V B melaksanakan kegiatan kreatif menggambar masjid dan suasana Ramadhan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menguatkan nilai spiritual, membangun karakter, serta menumbuhkan kecintaan terhadap masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam.

Pembelajaran dipandu oleh Guru SBdP, Jahrin Padang, S.Pd., dengan pendekatan aktif, inspiratif, dan partisipatif. Sebelum memulai kegiatan menggambar, siswa diajak berdiskusi mengenai makna masjid di bulan Ramadhan, mulai dari pelaksanaan salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga berbagai kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah.

Diskusi tersebut bertujuan membuka wawasan dan membangun imajinasi siswa agar karya yang dihasilkan tidak sekadar menampilkan gambar visual, tetapi juga memuat pesan moral dan nilai religius yang kuat.

Dalam proses pengerjaan, guru memberikan arahan terkait teknik dasar menggambar, pengaturan perspektif, komposisi objek, serta perpaduan warna yang harmonis. Meski demikian, siswa tetap diberi ruang kebebasan untuk mengekspresikan gagasan dan pengalaman pribadi mereka selama Ramadhan.

Hasilnya, lahirlah beragam karya yang menggambarkan masjid bercahaya di malam hari, jamaah yang khusyuk melaksanakan tarawih, anak-anak yang membaca Al-Qur’an, hingga suasana hangat kebersamaan keluarga saat berbuka puasa. Setiap karya memperlihatkan kreativitas sekaligus pemahaman sederhana namun bermakna tentang keutamaan bulan suci.

Jahrin Padang menilai pembelajaran seni memiliki peran strategis dalam membangun keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui seni, anak-anak belajar mencintai masjid bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan akhlak. Kreativitas menjadi sarana untuk menguatkan spiritualitas mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Dairi, Sumarto AF Sitanggang, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas inovasi pembelajaran yang dilaksanakan. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Madrasah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Ketika siswa mencintai masjid sejak dini, maka akan tumbuh kesadaran untuk menjaga ibadah dan akhlaknya di masa depan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, hasil karya siswa dipajang di sudut kelas dan lingkungan madrasah, sehingga menciptakan atmosfer Ramadhan yang lebih hidup dan inspiratif.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MIN 1 Dairi dalam mengintegrasikan pendidikan seni, penguatan karakter, dan nilai spiritual secara berkelanjutan. Melalui Ramadhan kreatif ini, madrasah tidak hanya mencetak siswa yang terampil dan cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki kecintaan mendalam terhadap masjid dan ajaran Islam sebagai pedoman hidup.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Komentar

Loading...