BNCT dan Pelindo Bersama Pemko Medan Bahas Pembangunan SMP Berkurikulum Global di Belawan
Rapat koordinasi BNCT, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan membahas rencana pembangunan SMP berkurikulum global di kawasan Belawan, Rabu (25/2/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Pemerintah Kota Medan membahas rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pendekatan kurikulum global serta penguatan pembelajaran berbahasa Inggris di kawasan Belawan.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Wali Kota Medan pada Rabu, 25 Februari 2026. Rapat dipimpin jajaran Sekretariat Daerah Kota Medan dan melibatkan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut koordinasi lintas sektor guna mematangkan rencana pembangunan sekolah yang diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah utara Kota Medan, khususnya Belawan.
Belawan sebagai kawasan pelabuhan dan industri strategis di Sumatera Utara terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan internasional. Pertumbuhan kawasan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk melalui peningkatan kompetensi bahasa asing serta standar pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan global.
Dalam rencana tersebut, dukungan lahan dari Pelindo sebagai pengelola kawasan pelabuhan menjadi bagian penting dari sinergi bersama Pemerintah Kota Medan dan BNCT. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi fasilitas pendidikan yang representatif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa penguatan SDM lokal merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan kawasan industri dan pelabuhan.
“Pertumbuhan kawasan Belawan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, Pelindo sebagai pengelola kawasan, dan BNCT sebagai operator terminal menjadi langkah strategis untuk membuka akses pembelajaran yang lebih luas dan berorientasi global,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada konsep pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan industri dan ekonomi internasional.
“Kami berharap sekolah ini nantinya mampu melahirkan generasi muda yang memiliki daya saing global, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan pemahaman terhadap dinamika dunia usaha serta logistik,” tambah Rizki.
BNCT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif pembangunan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar wilayah operasional. Perusahaan memandang penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga daya saing kawasan Belawan.
Kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model sinergi pembangunan berbasis kebutuhan kawasan. Dengan penguatan pendidikan, Belawan tidak hanya tumbuh sebagai pusat logistik dan industri, tetapi juga sebagai kawasan yang siap melahirkan SDM unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)