1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Ekonomi
  4. Infrastruktur
  5. Transportasi

KAI Divre I Sumatera Utara Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta untuk Angkutan Lebaran 2026

Oleh ,

Tim teknis PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan perawatan dan pemeriksaan lokomotif di Dipo Lokomotif Medan sebagai bagian dari persiapan sarana Angkutan Lebaran 2026 agar perjalanan penumpang berlangsung aman dan andal.

GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiagakan 31 unit lokomotif dan 73 sarana kereta yang telah dinyatakan laik operasi guna memastikan perjalanan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selamat, aman, dan tepat waktu. Kesiapan ini diperkuat melalui program perawatan intensif serta inspeksi keselamatan yang dilakukan secara berjenjang sejak awal Ramadan.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa kesiapan armada menjadi prioritas utama seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik Lebaran.

Aktivitas perawatan armada terpantau pada Selasa (24/2) di Dipo Lokomotif Medan, ketika tim teknis melakukan perawatan triwulanan (P3) terhadap lokomotif seri CC2010404 dan BB3038404. Pekerjaan tersebut meliputi pemeriksaan rangka bawah, alat perangkai, pembersihan ruang baterai, pengecekan perangkat kelistrikan, sistem pengereman, hingga memastikan fungsi suling lokomotif bekerja optimal.

“KAI Divre I Sumatera Utara memastikan seluruh sarana telah menjalani perawatan sesuai standar sebelum Angkutan Lebaran dimulai sehingga perjalanan pelanggan dapat berlangsung lebih andal dan potensi gangguan dapat diminimalkan,” ujar Anwar.

Dari total 31 lokomotif yang disiagakan, sebanyak 11 unit merupakan lokomotif diesel hidrolik yang dioptimalkan untuk mendukung kelancaran aktivitas langsir serta fleksibilitas operasional di sejumlah stasiun wilayah Sumatera Utara.

Selain sarana penggerak, KAI Divre I Sumatera Utara juga mengoperasikan 73 unit kereta, termasuk 14 unit kereta pembangkit baik yang terintegrasi dengan kereta makan maupun berdiri sendiri. Seluruh rangkaian dipastikan dalam kondisi siap jalan guna menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Anwar menjelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari perawatan bulanan (P1), triwulanan (P3), semesteran (P6), hingga tahunan (P12) di dipo masing-masing. Untuk lokomotif, perawatan dipusatkan di Dipo Lokomotif Medan, sedangkan perawatan kereta dilaksanakan di Dipo Kereta Pulubrayan.

Adapun pemeliharaan preventif skala besar, seperti perawatan 24 bulanan (P24), 48 bulanan (P48), hingga overhaul, dilakukan secara menyeluruh di Balai Yasa Pulubrayan guna menjaga keandalan sarana dalam jangka panjang.

Untuk memperkuat aspek keselamatan dan memberikan jaminan kepada pengguna jasa, KAI Divre I Sumatera Utara bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan juga telah melaksanakan inspeksi lapangan (ramp check) pada 2–6 Februari 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan gabungan tersebut, seluruh sarana perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara dinyatakan memenuhi standar keselamatan dan laik melayani penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik tahun ini,” tutup Anwar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Baca Juga