Awal Ramadan 1447 H, Pemesanan Tiket Kereta Lebaran di Sumut Tembus 30 Ribu Lebih
Petugas dan calon penumpang berada di area stasiun kereta api saat musim perjalanan Lebaran. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara mencatat lebih dari 30 ribu tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dipesan sejak awal Ramadan 1447 H.
GIMIC.ID, MEDAN – Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat di Sumatera Utara mulai mematangkan rencana perjalanan mudik ke kampung halaman. Tren pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026 melalui kereta api pun menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 30.952 tempat duduk telah dipesan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat memesan tiket lebih awal.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak awal Ramadan. Banyak calon penumpang memilih mengamankan tiket lebih dini untuk menghindari kehabisan pada tanggal favorit.
“Seiring dimulainya bulan suci Ramadan, warga Sumatera Utara sudah mulai merencanakan perjalanan mudik. Kami melihat tren pemesanan terus tumbuh positif karena kereta api menawarkan kepastian jadwal dan kenyamanan yang dibutuhkan masyarakat untuk pulang kampung,” ujar Anwar.
Berdasarkan data sementara, distribusi pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Utara terpantau cukup merata.
- Periode sebelum Lebaran (11–20 Maret 2026): 11.727 tiket terjual
- Puncak arus mudik (21–22 Maret 2026): 6.692 kursi telah dipesan
- Arus balik (23 Maret–1 April 2026): 12.533 tiket terjual
Data ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya fokus pada tanggal puncak mudik, tetapi juga mulai merencanakan perjalanan pulang dan kembali dengan lebih terjadwal.
Lonjakan minat masyarakat tahun ini juga dipengaruhi oleh adanya periode libur panjang. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, rangkaian libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi serta Idulfitri berlangsung selama tujuh hari berturut-turut, yakni mulai 18 hingga 24 Maret 2026.
Menurut Anwar, kedekatan waktu perayaan Hari Suci Nyepi dan Idulfitri diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
“Berdekatannya perayaan Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah diprediksi akan memicu peningkatan pergerakan penumpang. Kereta api tidak hanya dipadati oleh umat Muslim yang mudik, tetapi juga umat Hindu yang merayakan Nyepi serta masyarakat umum yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata,” jelasnya.
KAI mengingatkan masyarakat agar melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi untuk memastikan keamanan transaksi. Tiket KA Jarak Jauh dapat dipesan jauh hari sebelum keberangkatan.
Sementara itu, untuk layanan KA Lokal, seperti KA Siantar Ekspres dan KA Datuk Belambangan, pemesanan tiket baru dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
Masyarakat disarankan untuk lebih teliti saat melakukan pemesanan, mulai dari menentukan tanggal perjalanan, mengisi nama dan nomor identitas dengan benar, hingga memastikan stasiun asal dan tujuan yang dipilih sesuai rencana perjalanan.
KAI juga mengimbau calon penumpang menggunakan kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi lainnya guna menghindari potensi penipuan.
“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga layanan tetap selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dukungan serta kepercayaan besar dari masyarakat menjadi motivasi utama bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik, agar momen pulang kampung di Sumatera Utara tahun ini berjalan lancar dan berkesan,” pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar