Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Usulan Prioritas Ekonomi ke Pemprov Sumut, Dorong Perbaikan Jalan dan Rehabilitasi Puskesmas
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi jajaran OPD saat bertemu Kepala Bappelitbang Provsu Dicky Anugerah di Kantor Bappelitbang Sumut membahas usulan prioritas pembangunan dan percepatan ekonomi.
GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan dan percepatan perekonomian daerah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Sumatera Utara di Kantor Bappelitbang Provsu, Jumat (20/2/2026).
Wali Kota Mahyaruddin hadir didampingi Kepala Bapperida Kota Tanjungbalai Mariani, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Tety Juliani Siregar, serta perwakilan Dinas Kesehatan. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Dicky Anugerah, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Mahyaruddin menegaskan pentingnya komunikasi dan konsolidasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi dalam menangani berbagai persoalan mendesak di Tanjungbalai, khususnya terkait pengembangan dan percepatan perekonomian.
“Kami ingin berdiskusi, berkoordinasi, dan berkonsolidasi terkait hal-hal yang urgent di Kota Tanjungbalai, terutama untuk prioritas pengembangan percepatan perekonomian daerah. Selain itu, peningkatan kualitas SDM melalui pelayanan kesehatan serta pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian utama kami,” ujar Mahyaruddin.
Dalam kesempatan itu, Mahyaruddin menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersedia mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sejumlah ruas jalan strategis di Kota Tanjungbalai.
Ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi:
- Jalan Arteri sepanjang 2,7 kilometer yang merupakan akses utama menuju Pelabuhan Teluk Nibung.
- Jalan D.I. Panjaitan sepanjang 3,17 kilometer.
- Jalan M. Abbas sepanjang 0,764 kilometer.
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut sangat vital karena menjadi jalur distribusi barang dan mobilitas masyarakat yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor perdagangan dan jasa.
Selain infrastruktur jalan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga direncanakan akan melakukan rehabilitasi Puskesmas Sipori-pori pada Tahun 2027. Puskesmas tersebut merupakan satu-satunya fasilitas layanan kesehatan rawat inap milik pemerintah di Kota Tanjungbalai.
“Rehabilitasi Puskesmas Sipori-pori sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Ini bagian dari upaya kita memperkuat pembangunan SDM melalui sektor kesehatan,” jelas Mahyaruddin.
Dalam forum tersebut, Wali Kota juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam percepatan proses legalisasi pulau-pulau yang berada di wilayah administrasi Kota Tanjungbalai.
Ia menilai, kepastian legalitas wilayah tersebut akan berdampak pada tata kelola pemerintahan, investasi, serta optimalisasi potensi ekonomi maritim di kawasan pesisir.
Mahyaruddin menegaskan, sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami optimistis, dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah kota dan provinsi, percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Tanjungbalai dapat terwujud secara lebih maksimal,” pungkasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DARWAN)